Suara.com - Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih medali emas Sea Games 2023, setelah menumbangkan Tim Thailand dengan skor 5-2. Banyak drama yang terjadi dalam laga final tersebut.
Mulai dari banjir kartu kuning dan merah, serta laga dilanjutkan ke babak pertambahan waktu. Namun, pada akhirnya menang dengan skor 5-2 atas Thailand lewat perpanjangan waktu setelah laga berakhir 2-2 di waktu normal.
Dengan kemenangan ini pastinya timnas Indonesia U-22 mendapat banyak bonus dari pemerintah. Apalagi, pemerintah telah menggolontarkan dana total Rp 130,5 miliar untuk bonus para atlet yang meraih medali di ajang Sea Games 2023 Kamboja.
Adapun, bonus tertinggi yang akan diserahkan pemerintah adalah berjumlah Rp 500 juta bagi atlet peraih medali emas pada sektor tunggal.
Namun, peraih emas sektor ganda mendapatkan bonus sebesar Rp 400 juta. Artinya, karena lebih dari satu orang, maka Timnas Indonesia U-22 akan mendapatkan bonus Rp 400 juta per orang.
Berikut rincian lainnya adalah sebagai berikut:
- Peraih emas sektor ganda mendapatkan Rp400 juta
- Peraih medali perak pada kategori tunggal, ganda, dan beregu masing-masing mendapatkan Rp300 juta, Rp240 juta, dan Rp120 juta
- Peraih medali perunggu untuk kategori tunggal, ganda, dan beregu masing-masing mendapatkan Rp150 juta, Rp120 juta, dan Rp105 juta.
Indonesia berhasil mengalahkan Thailand 5-2 setelah memainkan babak tambahan 2x15 menit seusai pertandingan waktu normal berakhir dengan kedudukan imbang 2-2.
Ramadhan Sananta mencetak dua gol yang membawa Indonesia memimpin 2-0 saat turun minum, tapi Thailand membalasnya melalui Anan Yodsangwal dan Yotsakon Burapha, yang sekaligus memaksa babak tambahan dimainkan.
Baca Juga: Bisnis Newborn Photography Semakin Diminati
Irfan Jauhary merestorasi keunggulan Indonesia di awal babak tambahan pertama, sebelum Fajar Fathur Rahman dan Beckham Putra bergantian membobol gawang Thailand demi mengunci medali emas lewat kemenangan 5-2.
Keberhasilan di Kamboja merupakan raihan medali emas sepak bola putra SEA Games ketiga bagi Indonesia setelah SEA Games 1987 Jakarta dan SEA Games 1991 Manila.
Raihan di sepak bola putra menjadi medali emas ke-87 kontingen Indonesia dalam SEA Games 2023 Kamboja, melampaui target 60 emas yang dipatok Kementerian Pemuda dan Olahraga sekaligus target 69 emas yang dititipkan Presiden Jokowi saat upacara pelepasan beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati