Suara.com - Upbit, bursa aset digital global, telah mengumumkan bahwa pengguna Upbit Indonesia sekarang dapat melakukan deposit Rupiah sebelum mereka melakukan investasi atau jual beli aset digital di platform Upbit Indonesia.
Resna Raniadi, VP of Operations Upbit Indonesia, menyatakan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen Upbit dalam meningkatkan kenyamanan pengguna saat bertransaksi di platform Upbit. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan proses jual beli aset digital, dan Upbit ingin terus menjadi pintu gerbang bagi siapa saja yang ingin memulai perdagangan dan investasi aset digital di Indonesia. Hal ini diungkapkan melalui siaran pers pada hari Kamis.
Untuk melakukan deposit Rupiah di aplikasi Upbit, pengguna dapat masuk ke halaman Wallet, memilih Rupiah, dan kemudian memilih Deposit. Setelah itu, pengguna dapat mentransfer uang melalui layanan virtual account.
Saat ini, bank yang tersedia untuk deposit Rupiah adalah BRI. Sebagai bagian dari perayaan kembalinya fitur deposit Rupiah, Upbit akan membagikan total 1 BTC kepada 2.500 pengguna (masing-masing akan mendapatkan 0,0004 BTC, dengan prinsip first come, first served) dengan melakukan setoran minimal Rp 1 juta atau lebih.
Jumlah ini berlaku hanya jika setoran per pengguna kurang dari Rp 1 juta tidak memenuhi syarat, meskipun jumlah setoran agregat/total lebih dari Rp 1 juta. Program ini dimulai pada hari Rabu (24/5) dan akan berakhir setelah 2.500 pengguna pertama menyelesaikan setoran.
Selain itu, pengguna Upbit level 3 juga dapat berpartisipasi dalam acara Airdrop. Resna Raniadi menyatakan, "Kami mengadakan acara ini karena animo masyarakat Indonesia dalam trading aset digital terus meningkat. Kami berharap acara ini dapat memberikan nilai tambah sehingga pengguna Upbit Indonesia dapat melakukan transaksi lebih banyak."
Sebagai bursa aset digital yang diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus memperkenalkan aset digital inovatif kepada pengguna dan mendukung ekosistem blockchain Indonesia melalui kolaborasi dengan bursa teratur lainnya dan proyek-proyek blockchain inovatif.
Upbit, didirikan oleh Dunamu Inc. pada tahun 2017, merupakan bursa perdagangan aset kripto terbesar di Korea Selatan dengan teknologi blockchain, pengaturan yang ahli, dan pengetahuan operasional kelas dunia. Upbit saat ini tersedia di Korea Selatan, Singapura, Indonesia, dan Thailand, dapat diakses melalui web dan aplikasi seluler yang tersedia di Google Play Store dan iOS App Store.
Baca Juga: HATUR NUHUN! Marc Klok Tersingkir Playmaker Asal Spanyol Bawaan Luis Milla?
Berita Terkait
-
Terus Didera Cedera, Persib Depak Pemain Muda Asal Papua
-
Dewa United dan RANS Nusantara Berebut Bek Tengah Persija? Begini Peluang Transfer
-
Koneksi Brasil, Casemiro Doktrin Neymar Gabung Manchester United
-
Tersedia di Bursa Transfer Musim Panas, Manchester United Kontak PSG untuk Rekrut Neymar
-
HATUR NUHUN! Marc Klok Tersingkir Playmaker Asal Spanyol Bawaan Luis Milla?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara