Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini Senin (29/5/2023) dibuka naik 11,4 poin atau menguat 0,17 persen ke level 6.698.
Nilai transaksi IHSG pagi ini sudah Rp179 miliar dan kapitalisasi pasar mencapai Rp9.540 triliun. Selain itu, setidaknya ada 189 saham yang bergerak menguat dan 85 saham melemah. Sementara sisanya 250 stagnan.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka pada zona hijau, pada awal perdagangan indeks ini naik 1,8 basis poin atau menguat 0,19 persen menuju level 944.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG harus melalui pekan pendek kali ini dengan fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.
Sedangkan rentang gerak IHSG terlihat masih betah dalam konsolidasi wajar.
"Support level hingga saat ini masih cukup kuat dipertahankan sehingga potensi kenaikan jangka pendek masih terbuka lebar," kata William dalam analisanya.
Sedangkan masih tercatatnya capital inflow secara year to date (ytd) juga dapat menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Dengan sentimen itu, ia memperkirakan indeks saham bergerak dalam rentang support 6.636 dan resistance 6.789 hari ini.
Untuk saham pilihan, William merekomendasikan BBRI, BBCA, INDF, TLKM, ASII, SMRA, dan TBIG.
Baca Juga: 10 Saham Paling Cuan Minggu Lalu, Bakal Kembali Menguat atau Loyo?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN