Suara.com - Pendapatan nelayan yang berkurang membuat masyarakat di Paciran Lamongan mengeluhkan harga bahan pokok yang semakin melambung. Tergerak, UMKM Sahabat Sandi Uno Lamongan buka bazar sembako murah untuk ringankan beban ekonomi masyarakat.
Kolaborasi antara UMKM Sahabat Sandi Uno Lamongan dan Cak Rian Foundation nyatanya memberikan dampak yang positif untuk masyarakat. Kegiatan berlangsung di Rukun Nelayan (RN), Blimbing, Paciran Lamongan, Jawa timur.
Pradita Aditya, Ketua UMKM Sahabat Sandi Uno Lamongan menyebut, tujuan utama bazar sembako murah tersebut adalah untuk meringankan beban warga dalam membeli aneka kebutuhan menjelang Lebaran Idul Adha 2023. Selain itu, sebagai bagian dari ketahanan pangan untuk memenuhi konsumsi dan mengurangi beban masyarakat.
"Sekarang lagi musim nelayan kesusahan, memang musim ikan ini agak turun, acara ini kita bikin supaya bisa meringankan beban dari ibu-ibu warga nelayan Lamongan. Jadi minimal kita bisa membantu sedikit, mengurangi kebutuhan masyarakat yang ada di Lamongan khususnya di pesisir ini," ungkap Pradita, ditulis Kamis (22/6/2023).
Diketahui kegiatan sembako murah khususnya di daerah Blimbing, Lamongan adalah kali pertama, dengan begitu antusias masyarakat terbilang sangat tinggi. Kegiatan ini nantinya akan merambah ke daerah-daerah lain di Lamongan guna mencakup seluruh masyarakat yang membutuhkan.
"Kegiatan ini sudah pernah di Lamongan, tapi untuk di titik ini baru, memang di tempat ini cukup lumayan bisa mengurangi dan membantu warga nelayan, next ada di beberapa titik lagi, antusias masyarakat juga tinggi," kata Pradita.
"Acara seperti ini sering, bagaimana pun karena sekarang masyarakat agak kesulitan di ekonomi, jadi kita bisa hadir dan memberikan kontribusi mengurangi beban masyarakat," lanjut Pradita.
Salah satu pembeli, Nunuk Juliana mengungkapkan, sembako di Lamongan sedang meningkat menuju Idul Adha. Dirinya mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini, untuk 1 minggu ia biasa mengeluarkan biaya hingga Rp 70 ribu lebih untuk sembako saja.
"Bagus sekali membantu saya sekali. Sembako disini agak mahal dan mau lebaran juga bahan pokok mahal, minyak mahal. Rp 15 ribu saya udah dapat beras, gula, minyak, teh, biasanya kalau beli ini bisa Rp 70 ribu lebih," kata Nunuk.
Baca Juga: Kemenag Purwakarta Siapkan 6.490 Sertifikat Halal Gratis Untuk Pelaku UMKM
Masyarakat sekitar Blimbing, Paciran Lamongan meminta kegiatan sembako murah terus digencarkan. Terbukti sangat membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Bahlil Sindir Purbaya Lagi, Kali Ini Soal Lifting Minyak
-
Bahlil: Kuota Produksi Batu Bara Dipangkas Biar Harga Naik
-
Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture & Marine PLN hingga 2025
-
Purbaya Bocorkan Strategi Ekonomi ala Prabowo, Singgung Sumitronomics
-
Keasikan Terbang, IHSG Justru Melorot Imbas Aksi Ambil Untung
-
Wamenkeu Minta Bunga Kredit Pusat Investasi Pemerintah Maksimal 4 Persen, Tak Boleh Lebihi Bank
-
Wamenkeu Minta Penerima Kredit Ultra Mikro Surakarta Ditambah, Baru Ada 25 Ribu Orang
-
Rupiah Sendirian Terpuruk di Asia, Tumbang ke Level Rp 16.828/USD
-
Kuota Produksi Dipangkas 71 Persen, PT Weda Bay Nickel Minta Pemerintah Revisi
-
Kemenkeu Ubah Kawasan Kumuh Surakarta Jadi Rumah Layak Huni, Gelontorkan Anggaran Rp 4,48 M