Suara.com - Dalam rangka mengkampanyekan kesadaran akan rasa cinta terhadap lingkungan, Ganjar Milenial Center (GMC) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar penanaman satu juta pohon.
Kegiatan yang menyasar generasi milenial itu berlangsung di Dusun Sawah Lor, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY.
Perwakilan GMC DIY Ayatullah Fazlur mengatakan penanaman ini dilakukan berdasarkan permintaan warga sekitar. Dia menjelaskan pinggiran sungai desa tersebut cukup curam dan kerap terjadi longsor saat banjir melanda.
"Seperti yang kami ketahui banyaknya kampanye cinta lingkungan karena perubahan iklim, kerusakan lingkungan, penebangan sembarangan, banjir, disebabkan tidak adanya penghijauan. Itu menjadikan GMC DIY prihatin sehingga mengadakan kegiatan penanaman satu juta pohon ini," ujarnya ditulis Senin (3/7/2023).
Adapun jenis pohon yang ditanam, yaitu pohon sengon. Sebab, selain berfungsi untuk penghijauan, jenis tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai produk kontruksi dalam jangka panjang. Sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat.
Ayat juga berharap kepedulian milenial Desa Sawah Lor terhadap lingkungan makin tinggi. Dengan demikian, misi mengkampanyekan cinta lingkungan hidup yang mereka galakkan dapat tercapai.
"Jadi harapan kami ke depan pohon-pohon yang kami tanam di hari ini bisa bermanfaat untuk masyarakat ke depan. Kemudian ke depannya pemuda dan masyarakat bersatu untuk mengkampanyekan cinta lingkungan hidup," kata Ayat.
Menurut dia, langkah penghijauan ini perlu digalakkan mengingat terjadinya perubahan iklim, kerusakan lingkungan, penebangan sembarangan, yang menyebabkan berbagai bencana di antaranya banjir.
Penanaman satu juta pohon yang diselenggarakan loyalis Ganjar Pranowo itu pun mendapatkan apresiasi dari warga.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ketahui Emosi yang Paling Mendominasi Anda dengan Memilih Salah Satu Simbol Pohon
Seperti yang diungkapkan oleh Nafngan, salah satu peserta penanaman. Dia mengaku sangat antusias dengan kegiatan positif dari GMC yang sangat bermanfaat tersebut.
"Sangat senang, antusias, cukup membantu memberikan manfaat untuk kami, sangat mengapresiasi kegiatan dari GMC," ucap Nafngan.
"Harapan saya masih bisa berlanjut dengan tim GMC, karena kegiatannya itu banyak manfaat untuk kalangan anak muda atau di kalangan masyarakat sendiri sangat membantu, sangat berguna," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru