Suara.com - Degree Crypto Token, sebuah Aset Kripto asal Indonesia yang lahir pada tahun 2020 hingga saat ini telah berhasil mencapai harga ATH (all 0me high) tertinggi sepanjang sejarah Aset Kripto asal Indonesia.
Tepatnya pada 23 November 2022 tercatat di CoinMarketKapita Harga ATH dari Degree Crypto Token sebesar Rp.8.770.819,39.
Salah satu kolaborasi terbaru Degree Crypto Token adalah membuka Business Center perdananya di Solo Technopark untuk menjadi pusat pendidikan inovatif mengenai kripto.
Pusat pendidikan ini akan memperkenalkan DCT (Degree Crypto Token) yang menggunakan teknologi blockchain dari TRON (TRC20) dan menawarkan Staking Program sebagai metode penambangannya.
Kontribusi serta pendirian yang luar biasa dari Co-Founder dan Cm Degree Crypro Token telah membawa ke posisi terdepan dalam perkembangan industri aset kripto di Indonesia.
Dalam upaya menghadirkan sebuah aset Kripto yang ideal, menjadi contoh sukses yang mampu eksis dan bersaing di pasar Industri Aset Kripto baik secara nasional maupun global, DCT telah mengimplementasikan strategi yang terencana dengan hati-hati, inovasi teknologi yang terdepan, dan layanan yang unggul bagi para pengguna mereka.
Co-Founder DCT (Degree Crypto Token), yaitu Dobby Lega Putra, Tanza Fourlong, dan Cuncun Wahyudi, telah menjalankan peran penting dalam kesuksesan Aset Kripto DCT.
Mereka adalah sosok yang berkomitmen tinggi, dengan pengetahuan mendalam di bidang aset kripto, serta memimpin perusahaan ini untuk mencapai pencapaian gemilang.
Dobby Lega Putra mengajak anak muda Solo memanfaatkan Kripto DCT. Menurutnya sudah saatnya warga Indonesia menjadi tuan rumah untuk memanfaatkan Kripto.
Baca Juga: Diversifikasi Aset, Strategi Moduit Menghadapi Tahun Politik dan Gejolak Global
"Sudah saatnya kita menjadi pemain di negeri sendiri," kata Dobby Lega Putra ditulis Kamis (6/7/2023).
DCT telah diresmikan sebagai aset kripto yang legal dan dapat diperdagangkan sesuai dengan ketentuan BAPPEBTI nomor 11 tahun 2022 dan juga di aturan terbaru BAPPEBTI nomor 4 tahun 2023.
Solo Technopark sebagai fasilitas modern di Solo yang berfokus pada pembelajaran dan penelitian teknologi, termasuk dunia aset kripto.
Dengan adanya kolaborasi bersama DCT, Solo Technopark bertujuan untuk memberikan edukasi yang komprehensif tentang crypto dan teknologi blockchain kepada generasi muda, sehingga mereka dapat memanfaatkannya dengan baik.
Acara peresmian Business Center DCT di Solo Techno Park diadakan pada hari Rabu, 5 Juli 2023.
Acara ini dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Olvy Adrianita S.E selaku Sekretaris BAPPEBTI dan juga para pejabat daerah Solo serta ratusan Stake Holder Degree Crypto Token.
Sekretaris BAPPEBTI Olvy Adrianita mengingatkan masyakarat berhati-hati dalam inveatasi aset kripto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal