Suara.com - Saiful Amri (35), berhasil mewujudkan impiannya untuk membangun rumah di Kota Pemalang, Jawa Tengah bagi keluarganya. Saiful adalah pedagang pakaian anak yang mampu meraih omzet hingga miliaran per bulan setelah beralih berjualan online.
Padahal lima tahun lalu, Saiful hanya berjualan keliling dengan penghasilan per hari sebesar 40 ribu rupiah.
Perjalanan Saiful membangun bisnis pakaian anak yang ia beri Raffakids yang kini beromzet miliaran tidaklah mulus. Pasca lulus SMA, Pria asal Pemalang ini mengadu nasib ke ibukota dan bekerja sebagai pegawai kios handphone yang akhirnya tutup di tahun 2017.
Saiful beralih ke bisnis jualan pakan burung dan juga mencoba ternak burung. Namun, usaha ini juga tidak berjalan mulus karena banyak burung yang kabur dan mati.
Saiful pun mencoba berjualan sandal keliling kampung, namun kerja kerasnya selama berbulan-bulan nyatanya tidak membawa hasil yang memuaskan.
"Saya sempat terjun sendiri ke lapangan untuk keliling. Ternyata dari pagi sampai jam 10 malam, omzet saya cuma 100 ribu dengan pendapatan bersih 40 ribu, padahal capeknya minta ampun," ungkap Saiful ditulis Jumat (4/8/2023).
Keadaan semakin rumit dengan datangnya pandemi Covid-19, namun Saiful melihat peluang baru dengan membuat masker dari bahan-bahan sisa konveksi dan berhasil meraih keuntungan hingga 30 juta rupiah.
Uang tersebut ia gunakan untuk modal untuk berjualan online di Shopee dengan membeli ponsel dan juga bahan pakaian.
“Tiga tahun lalu, saya pelajari soal berjualan online dan Shopee ini punya pasar pembeli yang paling luas dan banyak. Saya juga mengikuti jejak beberapa teman saya yang jualan di Shopee, yang udah pada sukses duluan,” jelas Saiful.
Baca Juga: Bikin Terenyuh, Viral Momen Satpol PP Sengaja Lewati Bocah Pedagang Asongan yang Sembunyi
Menurut Saiful, marketing menjadi kunci utama untuk meningkatkan penjualan. Pria 35 tahun ini aktif ‘mengulik’ berbagai macam fitur di Shopee untuk mendongkrak omzet, hingga akhirnya Saiful mendapatkan salah satu strategi terbaik untuk menarik perhatian dan menjalin kedekatan dengan pembeli melalui siaran langsung di Shopee Live.
Strategi live shopping yang diterapkan oleh Saiful, sukses meningkatkan penjualan toko Raffakids. Bahkan, kini penjualan melalui fitur Live Shopping mencapai 20% dari total keseluruhan penjualannya.
"Saya merasa Shopee Live lebih mudah dan menyenangkan. Saya juga tidak harus berbicara terus menerus selama siaran live. Selain itu, sering ada potongan diskon malam, jadi saya memanfaatkannya untuk mengejar omzet agar penjualan toko saya bisa maksimal karena pembeli juga suka hal ini," jelas Saiful.
“Selain itu, kuncinya di strategi marketing dan jangan menyerah. Pada bulan puasa kemarin, saya siaran terus di Shopee Live setelah Tarawih dan di jam saya berpuasa. Hasilnya, jumlah pesanan bisa meningkat 40 kali lipat, dari sehari 50 pesanan menjadi 2000 pesanan. Alhamdulillah, setahun lebih saya berjualan di Shopee, sudah membangun rumah dan memiliki gudang," ungkapnya dengan bangga.
Peningkatan penjualan melalui fitur live streaming di Shopee ini faktanya tidak hanya meningkat saat lebaran, namun juga di sejumlah kampanye tanggal kembar lainnya.
Kisah Saiful menunjukkan potensi berjualan di platform e-commerce, terutama dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada. Dengan tekad, kerja keras, dan penguasaan strategi pemasaran yang tepat, Saiful berhasil meraih kesuksesannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998