Suara.com - Aktris Luna Maya mengaku sempat berprofesi sebagai pedagang. Profesi itu dijalani Luna Maya, saat dirinya diterpa skandal video bokep sesama artis.
Dia menyebut, saat dirinya terpaksa menjadi penjual produk orang lain atau reseller, karena pekerjaannya diberhentikan akibat skandal video bokep itu.
"Gue jadi reseller. Jadi gue ke mana-mana, beli tas, terus gue jualin ke teman-teman yang suka beli tas branded," kata Luna Maya yang dikutip dari kanal YouTube RJL 5, Rabu (9/8/2023).
Dalam awal menjadi pedagang, Luna Maya menjual koleksi-koleksi pribadi yang tidak terpakai. Hasilnya, wanita yang dikabarkan dekat dengan Maxime Bouttier ini meraup cuan puluhan juta.
"Satu ketika aku lagi beresin rumahku, lagi enggak ada kerjaan, terus iseng bikin garage sale. Aku inget banget dari situ dapet Rp 30 juta," cerita Luna Maya.
"Buat aku tuh jadi kayak, 'Ya ampun, ini kan barang-barang second ya, dan aku jual juga enggak mahal-mahal banget'. Tapi memang barangnya banyak ya. Di situ akhirnya aku puterin lagi buat modal dagangnya," sambungnya.
Dirinya tidak peduli banting setir dari panggung hiburan menjadi pedagang. Karena, Luna Maya harus memiliki pendapatan untuk memenuhi tanggung jawab.
"Gue enggak ada kerjaan, enggak ada pemasukan, tapi kan mbak (asisten rumah tangga) di rumah harus tetap dibayar, cicilan ini itu harus dibayar, listrik, tagihan kan semua tetep berjalan," ucap dia.
Selain tas, Luna Maya juga berdagang kalung bunga buatan sendiri selama tinggal di Bali. "Memang dari kecil sudah suka iseng dagang," tandas Luna Maya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN