Suara.com - PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), perusahaan penyedia layanan kesehatan mulai lakukan sustainbility di lini bisnisnya. Hal ini sebagai bagian APL memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Adapun, terdapat empat pilar sustainability yang dilakukan oleh APL yaitu, Improving Health Outcomes, Nurturing Talent, Respecting the Environment, and Setting the Highest Standards of Integrity.
Di bawah pilar Nurturing Talent, APL memprakarsai program yang disebut APL Mengajar, sebuah inisiatif pendidikan yang dipelopori oleh para pemimpin APL, mendorong siswa sekolah dasar untuk bermimpi besar.
Menyusul kesuksesan peluncuran program di Semarang, APL Mengajar hari ini berlangsung di SD Negeri Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Presiden Direktur APL, Christophe Piganiol mengatakan, Di APL, sustainability selalu jadi pedoman perseroan dalam menjalankan bisnis.
"Melalui APL Mengajar, kami bertujuan untuk memberdayakan generasi muda, menanamkan kesadaran lingkungan, dan berkontribusi pada visi Indonesia untuk bangsa yang lebih sehat dan sejahtera," ujarnya yang dikutip, Selasa (8/8/2023).
Selain sesi berbagi, acara ini juga dilengkapi dengan donasi buku dari para pimpinan APL dan vitamin untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan kesehatan para siswa.
Selama kegiatan berlangsung, para pimpinan APL menginspirasi lebih dari 140 siswa dari kelas 4 hingga 6 SD untuk bermimpi besar dan menetapkan tujuan yang ambisius, menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat melalui sesi pembelajaran yang menarik dan pembagian APL Dream Card.
APL Mengajar direncanakan untuk mendukung lebih dari 1.000 siswa di 9 kota lainnya di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta, Tangerang, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Fantastis! Biaya Konsultan Bisnis Mario Teguh Tembus Rp 18 Miliar
"Saya sangat antusias dengan kegiatan APL Mengajar yang dilakukan oleh PT Anugerah Pharmindo Lestari, sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang farmasi. Semoga ke depannya dapat dicontoh oleh perusahaan-perusahaan lain. Anak-anak juga hari ini terhibur dengan kegiatan ini," kata Elisabeth Verti Loyola, Kepala Sekolah SDN 1 Labuan Bajo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok