Suara.com - Proyek-proyek BUMN yang kini kontroversial viral di media sosial. Garapan perusahaan pelat merah ini dijadikan bahan perundungan netizen setelah berita soal longspan atau jembatan bentang panjang LRT Gatot Subroto – Kuningan disebut salah desain. Berikut adalah deretan proyek BUMN yang kini kontroversial.
Longspan LRT Gatot Subroto – Kuningan
Pernyataan bahwa longspan LRT Gatot Subroto (Gatsu) – Kuningan yang salah desain pertama kali dilontarkan oleh Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. Menanggapi hal ini, Presiden Joko Widodo menyebutkan memaklumi proyek MRT yang belum sempurna namun tetap akan dilakukan perbaikan. Kejadian ini dihujat netizen karena negara dianggap membuang-buang uang dengan kesalahan pembangunan.
“Ya kan MRT itu kan baru kita bangun pertama kali. MRT, LRT itu juga baru pertama kali kita bangun. Baru pertama kali semua. Kereta cepat juga baru pertama kali,” kata dia setelah uji coba LRT di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2023).
Proyek Stasiun Kereta Cepat Jakarta – Bandung
Ada dua stasiun kereta cepat yang dibangun dengan bumbu kontoversial, yakni di Stasiun Padalarang, Bandung Barat dan Stasiun Karawang di Kecamatan Telukjambe Barat. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyesalkan pembangunan kedua stasiun tersebut karena terletak di lokasi yang akses jalannya sulit.
"November tahun lalu saya baru realize, kita lupa mikirin akses stasiun. Ini juga saya sebel juga sama anak-anak KAI jadi akses stasiun belum dipikirin. Jadi Halim, Karawang nggak ada jalan akses ke tol sama ke jalan besar, baru kita dorong sekarang," kata Tiko sapaan akrabnya pada beberapa pekan lalu melalui Youtube InJourney Talks. Namun terlepas dari lokasi yang tidak strategis, Kereta Cepat akan beroperasi bulan ini.
Operasional Pabrik Krakatau Steel
Produsen baja PT Krakatau Steel juga pernah mengalami proyek kontroversial pada 2019 silam. Pada 2019 manajemen meneruskan uji coba operasional pabrik blast furnace yang baru selesai.
Baca Juga: Kinerja Menteri Lambungkan Elektoral Erick Thohir Sebagai Cawapres
Keputusan ini menuai kontroversi karena proyek diidentifikasi dalam dua kondisi, yakni benar-benar memberi keuntungan atau justru ada dalam kondisi merugi. Di tahun yang sama, Wakil Presiden saat itu, Jusuf Kalla juga mendorong Krakatau Steel merombak manajemen untuk menuntaskan utang yang mencapai Rp30 triliun.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Soal Kondisi Keuangan Waskita Karya, Wamen BUMN: Berat
-
Terancam Pailit, Wamen BUMN Buka Suara Soal Nasib Proyek IKN di Tangan Waskita Karya
-
Waskita Karya Jadi Pasien Restrukturisasi Erick Thohir Selanjutnya
-
Ini Dua BUMN yang Utangnya Menumpuk dan Terancam Pailit
-
Kinerja Menteri Lambungkan Elektoral Erick Thohir Sebagai Cawapres
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi