Suara.com - Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah merana melihat kondisi keuangannya. Pasalnya, dua BUMN itu tengah berdarah-darah, karena utangnya menumpuk dan terancam gagal bayar.
Dua BUMN itu yang tengah berdarah-darah dan terancam pailit yaitu PT Amarta Karya (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Amarta Karya kekinian tengah menjalani proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
Amarta Karya telah melalui proses hukum kurang lebih 220 hari, di mana telah mendekati proses akhir yaitu pemungutan suara atau voting kredit.
Proses ini akan menentukan apakah proposal yang ditawarkan Amarta Karya dalam rangka perdamian dan pembayaran utang diterima atau tidak. Jika ditolal, maka Amarta Karya bisa mendapat status pailit dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
Sementara Waskita Karya kekinian masih menghadapi proses sidang PKPU di tempat yang sama PN Jakarta pusat. Proses sidang PKPU itu telah masuk pada penyampaian bukti tambahan dari masing-masing pemohon dan termohon kepada Majelis Hakim.
Majelis Hakim PN Niaga Jakarta Pusat telah melakukan sidang terkait bukti tambahan itu dari pemohon pada 7 Agustus 2023 lalu.
Adapun, berdasarkan laporan keuangannya, lutang Waskita Karya tercatat sebesar Rp 84,37 triliun pada kuartal I-2023. Nilai utang itu setara dengan 86% dari aset perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat