Suara.com - PT Marga Bara Jaya, perusahaan infrastruktur dan logistik, merayakan HUT ke-78 Republik Indonesia bersama anak-anak dari Suku Anak Dalam (SAD) Sungai Badak yang bersekolah di SD Filial Pagar Desa, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Semangat gerakan #MBJPeduliPendidikan dan #MBJBerdayakanSAD diwujudkan melalui upacara hormat bendera, berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan RI dan juga dongeng tentang lingkungan.
Acara ini dihadiri juga oleh Kepala Sekolah Induk SDN 01 Pagar Desa, Kepala Desa Pagar Desa dan Pemuka Adat.
Perwakilan PT MBJ, Anton Wasito, mengatakan bahwa pihaknya berupaya menghadirkan keceriaan perayaaan HUT ke-78 RI bagi anak-anak SAD yang bersekolah di SD Filial Pagar Desa.
"Anak-anak SAD bagian dari anak-anak Indonesia, kami berharap mereka juga bisa berbahagia mengikuti lomba 17an meski mereka ada di pelosok," kata dia ditulis Minggu (20/8/2023).
Selain itu, Anton juga menjelaskan adanya berbagai lomba yang diikuti oleh anak-anak SAD yang biasanya bermain di hutan ini bisa menumbuhkan semangat cinta Indonesia.
"Kita mengenalkan mereka pada pendidikan formal sekaligus belajar cinta tanah air," tambah dia.
Perlombaan jelang HUT ke-78 RI ini diantaranya lomba makan kerupuk, lomba bakiak, dan lomba memasukkan pensil ke dalam botol. Anak-anak pun dihibur oleh dongeng Kak Tomi yang bertema lingkungan untuk menyadarkan sejak awal untuk mencintai hutan tempat mereka saat ini berada.
Kepala Sekolah SDN 01 Pagar Desa yang merupakan induk dari SD Filial Pagar Desa, Dodo Hadori, mengatakan kegiatan ini luar biasa sangat menginspirasi dan menghibur.
Baca Juga: BP Batam Tunda Kenaikan Tarif Bongkar Muat hingga 1 September 2023
"Anak-anak semua tersenyum dan Bahagia. Bukan cuma anak-anaknya begitu juga wali muridnya," kata dia.
Dodo juga mengatakan kegiatan ini sangat mendorong wawasan kebangsaan dan nasionalisme anak-anak SAD dan peserta lainnya. Hal ini karena sebelum diadakan kegiatan lomba dilaksanakan penghormatan bendera diiringi lagu Indonesia Raya dan pembacaan Pancasila oleh seluruh peserta yang datang termasuk warga SAD ikut melakukan penghormatan bendera.
Sementara itu Kepala Desa Pagar Desa, Firman Luther Hia menjelaskan acara lomba merayakan HUT RI ini akan membangun rasa persaudaraan dan membangun sumber daya manusia di wilayah ini.
Iapun menegaskan bahwa melalui lomba kemerdekaan ini membantu anak-anak SAD dan juga warga SAD lainnya untuk memiliki sikap cinta akan tanah air Indonesia.
“Karena mereka juga bagian dari anak-anak bangsa Indonesia,” kata dia.
Seorang murid SAD kelas 2 SD, Anjasmara, mengaku senang ikut lomba. Saat ditanya ia pun memahami bahwa lomba ini diadakan untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai