Suara.com - Bank Mandiri Taspen gencar mengenalkan aplikasi untuk mempermudah layanan nasabah yakni Movin, sekaligus mendongkrak transaksi non tunai. Aplikasi ini sendiri, bisa diakses melalui smart phone, dan memiliki berbagai fitur untuk mempermudah transaksi keuangan nasabahnya.
Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-78, Bank Mandiri Taspen juga mengadakan berbagai lomba untuk menghibur nasabah yang tergabung dalam komunitas mantap Indonesia (KMI) cabang Semarang.
Distribution Head 3 Jateng, Jogja, Jatim, Bank Mandiri Taspen, Nico Yolando Hutagalung menjelaskan, dalam kurun lima tahun terakhir Bank Mandiri Taspen memiliki aplikasi untuk mempermudah layanan bagi nasabah, seperti membayar listrik, transfer dan lainnya agar tidak perlu ke anjungan tunai mandiri (ATM) ataupun kantor Mandiri Taspen.
“Sudah ada aplikasi yang kita buat untuk memudahkan nasabah. Saat ini kita memberikan apresiasi kepada tiga nasabah yang menggunakan Movin sebagai transaksi terbanyak,” katanya ditulis Senin (21/8/2023).
Ia juga menjelaskan, jika Bank Mandiri Taspen memiliki komunitas, yakni Komunitas Mantap Indonesia (KMI) yang ada di setiap kantor cabang.
Berbagai hadiah menarik disiapkan bagi para nasabah peserta lomba. Hal ini menjadi bukti jika Bank Mandiri Taspen memperlakukan nasabah seperti keluarga.
“Ada KMI yang merupakan keluarga kami, harapannya bisa menjadi kepanjangan tangan ke komunitas untuk mengenalkan Movin,” bebernya.
Sementara itu Kepala Divisi Digital & Strategic Business Development (DSBD) Bank Mandiri Taspen, Pangrukti Kisbandini, menjelaskan jika kegiatan yang dilakukan kemarin merupakan program untuk memberikan reward bagi nasabah yang menggunakan aplikasi mobile banking Movin berupa smart phone canggih, seperti Samsung S 23, Iphone 12 dan Samsung S 21.
“Kenapa kita berikan gadget, karena kita ingin memberikan apresiasi nasabah yang aktif menggunakan Movin,” tambahnya.
Baca Juga: Beri Peluang Usaha untuk Para Pensiunan, Bank Mandiri Taspen Grand Opening Agen Kurir Mantap
Menurut dia, dengan menggunakan transaksi Movin, Bank Mandiri Taspen dapat meningkatkan transaksi non tunai sekaligus memberikan kemudahan, karena nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang dan bisa melakukan transaksi di mana saja. Apalagi ia menjelaskan jika aplikasi ini bisa dikatakan tergolong baru.
“Ini juga bentuk edukasi bagi nasabah untuk mencoba menggunakannya, dan kita berikan hadiah biar mereka semangat,” tuturnya.
Pihaknya berharap agar penggunaan Movin ini bisa semakin meningkat. Jika saat ini ada 150 ribuan yang teregister menggunakan aplikasi tersebut, jumlah yang aktif sekitar 50 ribuan nasabah. Untuk itu, pihaknya akan terus mencoba melakukan inovasi demi memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada para nasabah.
“Bedanya dengan aplikasi lain, font dan gambar kita sesuaikan, langkah untuk masuk ke fitur-fitur juga tidak terlalu panjang. Intinya kita berikan user experience kepada nasabah ini yang mudah dan nyaman,” tuturnya.
Inovasi lainnya, lanjut dia, dengan transaksi menggunakan Movin untuk membayar listrik atau token PLN bisa mendapatkan asuransi kebakaran, santunan kematian, dan santunan pengobatan dari PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (APLN) dan Bank Mandiri Taspen.
Sementara itu, dari hasil undian smartphone yang diberikan Juara I berupa Samsung 23, dimenangkan oleh Nunu Chamidah nasabah dari Kebumen. Sementara Juara II untuk IPhone 12, didapat Kartiah dari Kendal, dan Juara III yakni S 21 dimenangkan oleh Taksis warga Cilacap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK