- The Harvest fokus pada inovasi produk viral dan mini cake untuk bidik generasi muda.
- Perusahaan kantongi sertifikasi global BRCGS guna jamin keamanan pangan di 100+ gerai.
- Penyaluran 800 paket sedekah "Let Eid Be The Light" perkuat loyalitas dan nilai brand.
Suara.com - PT Sentra Aktaha Horeca (The Harvest), tengah memacu strategi bisnis jangka panjang untuk mempertahankan dominasinya sebagai pemimpin pasar. Tidak sekadar mengandalkan momentum hari besar, perusahaan kini fokus pada transformasi produk dan peningkatan kualitas layanan untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.
CEO The Harvest, Sylvia Andriani Rizal, mengungkapkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk hadir dalam keseharian konsumen, melampaui citra sebagai penyedia kue perayaan seperti ulang tahun. Strategi ini diwujudkan melalui peluncuran produk yang relevan dengan tren terkini demi memikat generasi muda.
"Kami terus berinovasi menghadirkan produk yang viral, seperti Dubai Chewy Cookie, serta pengembangan varian mini cake yang lebih praktis untuk dikonsumsi kapan saja," ujar Sylvia dalam keterangannya dikutip Sabtu (4/4/2026).
Menjaga posisi sebagai market leader selama 21 tahun, The Harvest menerapkan kontrol ketat dari hulu ke hilir. Di tengah ketatnya persaingan industri F&B, perusahaan mengandalkan R&D Center dan Central Kitchen di Sentul untuk memastikan standarisasi produk di seluruh gerai.
Tak main-main, The Harvest telah mengantongi sertifikasi internasional BRCGS (British Retail Consortium Global Standard) dari Inggris, melengkapi sertifikasi Halal, GMP, dan SNI yang telah dimiliki. Seluruh proses distribusi ke lebih dari 100 gerai di 33 kota dilakukan menggunakan armada khusus guna menjaga integritas kualitas pangan hingga ke tangan konsumen.
Selain inovasi produk, The Harvest juga memperkuat brand positioning melalui program tanggung jawab sosial. Baru-baru ini, perusahaan sukses menutup kampanye Ramadhan bertajuk "Let Eid Be The Light". Kolaborasi dengan Zahin Community ini berhasil menyalurkan 800 paket sedekah kepada anak-anak yatim di berbagai yayasan, termasuk Yayasan Rumah Cita.
Langkah ini dipandang sebagai strategi untuk memperkuat kedekatan emosional dengan pelanggan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas. Ke depan, The Harvest akan terus meningkatkan layanan pengiriman (delivery) dan mempercantik suasana gerai demi menghadirkan pengalaman berkumpul yang lebih hangat bagi konsumen setianya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang
-
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi