- MyFundAction borong dagangan 9 UMKM di Matraman untuk dukung ekonomi lokal saat Ramadan.
- Program ciptakan dampak ganda: bantu pendapatan pedagang dan distribusi 200 paket takjil.
- Kolaborasi sosial-ekonomi perkuat ekosistem mikro dan motivasi pedagang lansia serta IRT.
Suara.com - Pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas kian menjadi instrumen krusial dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di sektor mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi domestik.
Memanfaatkan momentum pekan terakhir Ramadan, lembaga sosial MyFundAction menginisiasi program pemberdayaan ekonomi dengan skema intervensi langsung terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Utan Kayu Selatan, Matraman.
Langkah ini dilakukan dengan memborong seluruh dagangan para pelaku usaha mikro—yang didominasi oleh ibu rumah tangga dan lansia untuk kemudian didistribusikan kembali kepada masyarakat sebagai paket berbuka puasa. Strategi ini dinilai efektif dalam menciptakan dampak ganda (double-impact) bagi ekosistem ekonomi lokal.
Sebanyak sembilan pelaku UMKM yang menjajakan aneka takjil, mulai dari kudapan tradisional hingga minuman segar, terlibat dalam program ini. Bagi para pedagang, skema "borong dagangan" memberikan kepastian pendapatan di tengah fluktuasi pasar menjelang Idulfitri.
"Kami ingin memastikan bahwa kegiatan berbagi tidak hanya bersifat konsumtif bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi injeksi ekonomi langsung bagi pelaku UMKM yang sedang berjuang," ujar perwakilan MyFundAction dalam keterangan resminya.
Secara teknis, komoditas yang dibeli dikemas menjadi 200 paket buka puasa dan menjangkau sekitar 300 penerima manfaat. Dari perspektif ekonomi, model kolaborasi ini memberikan dua keuntungan sekaligus:
Inisiatif ini menjadi potret nyata bagaimana filantropi dapat bertransformasi menjadi katalisator ekonomi tingkat komunitas. Dengan memperkuat ekosistem dari bawah, semangat gotong royong ini diharapkan mampu meningkatkan resiliensi pelaku usaha mikro dalam menghadapi keterbatasan modal dan akses pasar di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
-
Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara
-
AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia
-
Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi
-
Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
-
BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan
-
Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor
-
BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun
-
Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru
-
Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya