Suara.com - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Jahja Setiaatmadja memberikan hibah saham BBCA miliknya kepada anaknya secara Ariestia PS.
Setidaknya 4.000.000 lembar saham BBCA milik Jahja akan diberikan secara cuma-cuma kepada anaknya yang dilakukan pada 18 Agustus lalu.
Aksi yang dilakukan Jahja itu ketika saham BBCA sebesar Rp 9.250, sehingga total transaksi sebesar Rp 37 miliar.
"Tujuan transaksi, hibah ke anak, Enrica Ariestia PS. Status kepemilikan langsung," ujar Head of Environment Sustainability Governance BCA, Linda Chandrawati yang dikutip dalam keterbukaan informasi, Senin (21/8/2023).
Dengan adanya transaksi ini, kepemilikan saham BBCA Jahja menjadi berkurang dari 36.818.853 lembar menjadi 32.818.853 lembar saham.
Kepemilikan saham Jahja BBCA juga sebelumnya telah berkurang banyak. Berdasarkan data RTI, sebelumnya Jahja memiliki saham BBCA sebanyak 40.818.853 saham atau sebanyak 0,033%.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?
-
Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi
-
Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025