Suara.com - Sejumlah direksi PT Bank Nagera Indonesia Tbk (BBNI) diketahui memborong saham perseroan sebanya 1,46 juta lembar dengan nilai mencapai Rp13,21 miliar.
Transaksi itu dilakukan pada awal pekan ini dengan harga pelaksanaan sebesar Rp9.037,19 per lembar.
Kecuali sang Askolani, seluruh direksi dan komisaris terlibat dalam transaksi tersebut.
”Tujuan transaksi dalam pelaksanaan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.0312015 tentang penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi bagi bank umum,” tulis Okki Rushartomo Budiprabowo, Corporate Secretary Bank Negara Indonesia yang dikutip Sabtu (19/8/2023).
Secara rinci transaksi para direksi dan komisaris sebagai berikut.
Royke Tumilaar Direktur Utama, membeli sebanyak 158.134 lembar pada Rp9.037,19 senilai Rp1,42 miliar. Lalu, diikuti Adi Sulistyowati Wadirut membeli 142.321 lembar dengan nilai Rp9.037,19 sebesar Rp1,28 miliar. Kemudian, Novita Widya Anggraini Direktur Finance, memborong 134.415 lembar dengan nilai Rp9.037,19 sebesar Rp1,21 miliar.
Menyusul David Pirzada Direktur Risk Management, membeli Rp134.415 helai Rp9.037,19 senilai Rp1,21 miliar. Berikutnya, Corina Leyla Karnalies Direktur Digital & Integrated Transaction Banking, memborong 134.415 helai Rp9.037,19 senilai Rp1,21 miliar. Lalu, Muhammad Iqbal Direktur Institusional Banking, membeli 134.415 helai Rp9.037,19 sebesar Rp1,21 miliar.
Selanjutnya, Sis Apik Wijayanto Direktur Enterprise & Commercial Banking, membeli 134.415 lembar Rp9.037,19 senilai Rp1,21 miliar. Kemudian, Silvano Winston Rumantir Direktur Wholesale & International Banking membeli 134.415 helai Rp9.037,19 sebesar Rp1,21 miliar. Rony Venir Direktur Network & Service, menjala 134.415 helai Rp9.037,19 sebesar Rp1,21 miliar. Mucharom Direktur Human Capital & Compliance menjala 44.928 helai Rp9.037,19 senilai Rp406,02 juta.
Berikutnya, Toto Prasetio Direktur Technology & Operations membeli 44.928 helai Rp9.037,19 sebesar Rp406,02 juta. Kemudian, Putrama Wahju Setyawan Direktur Retail Banking membeli 44.928 helai Rp9.037,19 senilai Rp406,02 juta. Susyanto Komisaris non-independen menyerok 64.480 helai Rp9.037,19 sebesar Rp582,71 juta. Dan, Fadlansyah Lubis komisaris non-independen menjala 21.742 helai Rp9.037,19 sebesar Rp196,48 juta.
Baca Juga: Batu Bara Membara, Saham CUAN Milik Taipan Prajogo Pangestu Terbang 1.000 Persen Lebih
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana