Suara.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan penjualan segmen Real Estate sebesar Rp2,18 triliun pada Semester I/2023, atau naik 17% YoY dari Rp1,87 triliun pada Semester I/2022.
Penjualan segmen Real Estate pada Semester I/2023 tersebut, terutama didorong oleh serah terima proyek yang tepat waktu, seperti Cendana Parc North, Cendana Parc, Cendana Icon Premier, The Hive Parc, The Hive Himalaya, Brava Himalaya, HVDHC Manado, Waterfront Estates di Lippo Cikarang, dan proyek-proyek residensial di Tanjung Bunga, Makassar.
Selain itu, peningkatan pendapatan yang kuat juga didorong oleh beberapa penjualan kavling tanah, termasuk di Manyar dan Kemang, serta penjualan kavling tanah pemakaman di San Diego Hills, Karawang.
Dalam hal kinerja pra penjualan, LPKR telah mencapai 50,6% dari target tahun 2023, atau setara dengan Rp2,48 triliun. Pada tahun 2023, LPKR sendiri mengincar pra penjualan sebanyak Rp4,9 triliun.
Di Semester I/2023, penjualan residensial tetap menjadi kontributor utama dari keseluruhan pra penjualan, didukung oleh beberapa peluncuran produk, termasuk Cendana Gard'n Vista, Cendana Arbory, Newville SOHO (Alpha, Gamma, Zeta) pada Kuartal I/2023, serta The Colony @ Himalaya, Cendana Gard'n @ Britania, Newville SOHO (Epsilon) dan Blok (Epsilon, Zeta) pada Kuartal II/2023.
Berdasarkan lokasi, Lippo Village dan Lippo Cikarang tetap menjadi kontributor terbesar dalam pra penjualan dengan kontribusi masing-masing sebesar 41% dan 25%.
Di Lippo Village, Cendana Homes Series menyumbang 75% dari pra penjualan Semester I/2023, yang terdiri dari proyek-proyek utama seperti Cendana Essence, Cendana Arbory, Cendana Botanic, dan Cendana Gard'n Vista.
Sementara itu, di Lippo Cikarang, pra penjualan didorong oleh penjualan residensial, seperti Cendana Spark, Newville, dan Waterfront Uptown Estate, dengan total kontribusi sebesar 64%, diikuti oleh penjualan produk industri dengan kontribusi sebesar 30%.
Group CEO LPKR John Riady mengatakan pencapaian LPKR pada Semester I/2023 menunjukkan peningkatan kinerja fundamental unit-unit bisnis, termasuk Real Estate.
Baca Juga: Profil Evergrande, Raja Properti China yang Gulung Tikar
"Kami berharap tren positif ini akan terus berlanjut ke depan. Memasuki Kuartal III/2023, kami tetap berkomitmen untuk menawarkan produk-produk baru yang dapat menjangkau berbagai permintaan," tegasnya, Rabu (23/8/2023).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
-
RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO