Suara.com - Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus mengembangkan Parkland Podomoro Karawang, Jawa Barat. Ekpansi produk properti ini akan memperkuat sektor komersial di wilayah Karawang yang tengah berkembang pesat.
Terbaru, Parkland Podomoro akan membangun jembatan penghubung sebagai akses ke berbagai area penting di Karawang, Jawa Barat. Pembangunan tersebut ditandai dengan seremoni Ground Breaking Parkland Bridge Karawang, Selasa (15/8/2023).
Direktur APLN Bacelius Ruru mengatakan Parkland Podomoro Karawang sebagai salah satu mahakarya Agung Podomoro Group memiliki komitmen tinggi untuk menghadirkan properti terdepan, berkualitas, dan berkelanjutan.
Rencananya akan ada tiga jembatan yang akan dibangun di kawasan yang memang dikelilingi oleh sungai Citarum ini. Adapun untuk Parkland Bridge dibangun sepanjang sekitar 100 meter dengan lebar 25 meter. Jembatan tersebut akan menjadi pintu utama menuju ke kawasan Parkland Podomoro. Sementara dua jembatan lainnya akan menghubungkan Parkland Podomoro ke Alun-alun Karawang dan kawasan hunian Grand Taruma Karawang. Diharapkan pembangunan jembatan tersebut rampung pada pertengahan 2024.
Kehadiran jembatan-jembatan ini diharapkan menjadi akses strategis bagi masyarakat dan pelaku usaha kedepannya, mengingat Parkland Podomoro Karawang akan menjadi salah satu tujuan kota destinasi baru. Adapun Ground Breaking Parkland Bridge yang dilakukan hari ini sekaligus tanda dimulainya pembangunan Parkland Podomoro Karawang.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat yang terus mendukung dalam meningkatkan laju ekonomi di Karawang," kata Bacelius dalam keterangnnya dikutip Jumat (18/8/2023).
Menurut dia Karawang merupakan salah satu wilayah yang memiliki kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk itu kami sangat bangga dapat mengambil peranan dalam membangun Karawang.
Seperti diketahui, tingginya pertumbuhan ekonomi baru di Karawang tercermin dengan realisasi investasi terus semakin meningkat setiap tahun. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat realisasi investasi hingga Semester I 2023 mencapai Rp 22,36 triliun.
Baca Juga: Investasi Day Zero Mendukung Founder Startup Indonesia Sejak Hari Pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya
-
Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia
-
IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini
-
Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan
-
Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram
-
Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar
-
Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI
-
BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS