Suara.com - Bisa dibilang, QRIS saat ini menjadi metode pembayaran termudah. Dari restoran hingga pedagang kaki lima, saat ini sudah banyak yang memakai QRIS. Bukan itu saja, QRIS bahkan bisa dipakai di berbagai negara, mana saja itu? Simak ulasan berikut!
Di negara mana saja QRIS bisa dipakai?
Mengutip dari laman Bank Indonesia, saat ini sudah ada QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) antarnegara yang memang khusus digunakan untuk transaksi pembayaran lintas negara.
Dengan QRIS antarnegara, Anda tidak perlu lagi mengkonversi atau menukarkan mata uang saat berbelanja di negara lain, cukup dengan memindai kode QR.
Sejauh ini, Bank Indonesia telah menjalin kerjasama dengan empat negara bank sentral di negara ASEAn berikut.
1. Thailand
Bank Indonesia dan Bank of Thailand telah meresmikan implementasi kerja sama pembayaran berbasis QR Code lintas negara pada 29 Agustus 2022. Kerja sama ini melibatkan 76 penyedia jasa sistem pembayaran dari kedua negara. Pengguna bisa melakukan transaksi pembayaran di merchant yang memiliki Thai QR Codes.
2. Malaysia
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan kerja sama pembayaran berbasis QR Code lintas negara pada 5 Juli 2022 dan diimplementasikan pada akhir 2022.
Baca Juga: Jenius Hadirkan Beragam Inovasi dengan Fitur-fitur Baru
Pengguna bisa melakukan transaksi pembayaran di merchant yang memiliki DuitNow QR Codes.
3. Singapura
Bank Indonesia dan Monetary Authority of Singapore telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan kerja sama pembayaran berbasis QR Code lintas negara pada 5 Juli 2022.
Pengguna bisa melakukan transaksi pembayaran di merchant yang memiliki SGQR Codes.
4. Filipina
Bank Indonesia dan Bangko Sentral ng Pilipinas telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan kerja sama pembayaran berbasis QR Code lintas negara pada 5 Juli 2022.
Berita Terkait
-
Dolar AS Ditinggalkan di Kawasan ASEAN, Langkah Menuju Kemandirian Ekonomi?
-
Selamat Tinggal Dolar! RI, Malaysia dan Thailand Sepakat Pakai Uang Lokal
-
Perbankan Mulai Rajin Tebar Kredit, Bos BI Sumringah
-
BI Lagi-lagi Tahan Suku Bunga di 5,57% Ini Alasannya
-
Jenius Hadirkan Beragam Inovasi dengan Fitur-fitur Baru
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026