Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melepas para pelaut dalam rangkaian Nusantara Sail 2023. Para pelaut tersebut akan berlayar menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai simbolik perpindahan ibu kota.
Basuki mengatakan, Nusantara Sail 2023 ini juga menggambarkan bahwa Indonesia merupakan bangsa pelaut. Menurut dia, laut bukan sebagai pemisah pulau-pulau, justru menjadi penghubung.
"Ya ada hubungannya dengan Kementerian PUPR. Kementerian PUPR menghubungkan dengan jembatan-jembatan, nah ini jembatannya laut," ujar Basuki di GOR Bahtera Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (9/9/2023).
Menteri yang akrab disapa Pak Bas ini juga berjanji akan menyeberang ke IKN lewat laut, sambil merayakan HUT RI 17 Agustus 2024. Dirinya mengingatkan, para pelaut untuk selalu mengecek peralatan hingga cuaca selama perjalanan menuju IKN.
"sampai ketemu. Saya akan terima di sana tanggal 20 nanti di Pulau Balang Balikpapa. Selamat jalan, kita berdoa semoga kita semua diberi keselamatan dalam menginisiasi sejarah kita sebagai bangsa pelaut," imbuh dia.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Marga, Hedy Rahadian menambahkan, pelaksanana Nusantara Sail 2023 ini memiliki dua misi. Pertama, sebagai simbolik perpindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur.
"Kedua, Sail ini nanti bukan hanya dari Jakarta, tapi juga ada yang dari Makassar, dari Sulawesi Barat, karena kita akan ada perahu layar asli tradisional," imbuh dia.
Hedy menyebut, kegiatan Nusantara Sail 20223 juga selaras dengan World Water Forum pada tahun depan di Bali dan Hari Maritim pada 23 September.
"Nanti rombongan ini akan sampai kira-kira di Balikpapan, tepatnya di jembatan Pulau Balang pada 20 September. Ini ada lebih dari 110 pelaut," pungkas dia.
Baca Juga: Proyek IKN Bakal di Jadikan Pusat Ekonomi Hijau ASEAN
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026