Suara.com - Kenaikan harga beras itulah yang tengah dirasakan rakyat kecil, mereka merasakan sangat tercekik. Tidak pakai teori, Relawan SandiUno inisiasikan program Tebus Sembako Murah bagi ratusan warga Sidoarjo, Jawa Timur.
Ketua Gerbong Pecinta SandiUno Sidoarjo, Joko Dwitanto mengatakan program ini hadir untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terpenting memberikan solusi harga beras dan minyak goreng yang dapat ditebus sebesar Rp 15 ribu. Sehingga para ibu rumah tangga dapat mencukupi bahan pangan bagi keluarga.
Mayoritas pembeli tebus sembako murah ialah para ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan, dengan begitu kenaikan beras membuatnya memutar otak dalam membagi kebutuhan pokok setiap hari.
"Kami Gerbong Pecinta SandiUno membantu masyarakat di dalam meringankan beban mereka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, terutama sembako. Kehadiran kami memberikan solusi, itulah salah satu fungsi dengan ide gagasan dari Pak Sandi. Beras semakin hari melambung tinggi, semoga kedepannya bisa menekan seluruh kebutuhan bahan pokok, masyarakat bisa menikmati harga murah dan kualitas yang bagus," kata Joko ditulis Rabu (13/9/2023).
"Cukup membayar hanya Rp 15 ribu bisa membawa pulang beras premium 3kg dan minyak goreng 1liter, itu sudah jauh lebih murah dari harga di pasaran," sambungnya.
Joko mengakui program sembako murah ini paling diutamakan bagi Gerbong Pecinta SandiUno. Selain itu, ia juga memberikan pelatihan kewirausahaan kepada ibu-ibu sebagai bentuk memupuk semangat berwirausaha untuk menghasilkan pendapatan ekonomi.
"Khusus untuk program sembako murah berkelanjutan, sampai harga pokok stabil kami akan lakukan. Kemudian kita juga memberikan kegiatan kewirausahaan, tidak hanya memberi ikannya tapi diberikan juga kailnya, mulai dari pelatihan didampingi, pemasarannya, bahkan sampai akses permodalan dibantu, sehingga ada nilai tambah yang menghasilkan pendapatan ekonomi keluarga," ujar Joko.
Menparekraf, Sandiaga Uno populer dan disukai kalangan anak muda hingga emak-emak. Dikarenakan gagasannya tepat sasaran dengan rakyat.
"Pak Sandi luar biasa ide-idenya dan ini yang melakat dari karakternya Pak Sandi, tidak hanya sekedar pencitraan, tapi kegiatan beliau sudah lama dilakukan. Kami sebagai relawan sudah se-visi dengan gagasan beliau dalam membantu lapisan masyarakat yang paling bawah," ungkap Joko.
Baca Juga: Korban Pembatasan Eksor India, Rakyat ASEAN Terancam Tak Makan Nasi
Joko bersama pihaknya konsisten merespon keluhan masyarakat sesuai ke wainginan dan skillnya, yakni diadakannya pelatihan di berbagai Kabupaten/Kota.
Sementara itu, salah seorang pembeli sembako Titis, (38), menyampaikan keluhan harga beras yang biasanya Rp 50 ribu sudah dapat 5kg sekarang hanya dapat 3kg.
Dengan demikian, ia merasakan bantuan langsung Sandiaga Uno dan berharap akan ada program lanjutan seperti pelatihan untuk ibu rumah tangga.
"Beban saya rasakan, biasanya harga beras Rp 10 ribu sekarang menjadi Rp 16 ribu. Program ini membantu sekali, senang sekali berharap ada lagi dan juga diadakan pelatihan bagi ibu rumah tangga yang bisa menghasilkan cuan, nantinya bisa membantu ekonomi keluarga," jelas Titis.
Titis dan pembeli sembako murah lainnya mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga Uno, mereka mendoakan Sandiaga sukses dalam membantu meningkatkan ekonomi rakyat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan