Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik dan mendukung penuh setiap upaya penguatan ekosistem pasar modal di segala lini. Seperti halnya yang dilakukan oleh komunitas wartawan pasar modal, Capital Market Journo Camaro), dengan menggelar turnamen olahraga futsal bertajuk Camaro Futsal Competition 2023, yang diikuti oleh 16 emiten dan delapan forum wartawan.
"Sepintas mungkin hanya kegiatan olah raga, tapi (kegiatan) ini sangat efektif dalam membangun kebersamaan dalam ekosistem pasar modal itu sendiri, sehingga sekaligus menjadi sosialisasi industri (pasar modal) dalam bentuk tersendiri," ujar Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, dalam ceremony pembukaan Camaro Futsal Competition 2023, di Jakarta, yang dikutip Senin (18/9/2023).
Bahkan, bila saat ini telah melibatkan puluhan emiten sebagai pendukung acara dan belasan diantaranya menjadi peserta, Jeffrey berharap ke depan perusahaan-perusahaan sekuritas yang menjadi Anggota Bursa (AB) juga tak ketinggalan dalam mengikuti acara ini.
Dengan adanya wadah kebersamaan semacam ini, menurut Jeffrey, bakal dapat memperkuat ekosistem pasar modal nasional secara lebih efektif. Dengan demikian, setiap tantangan yang ada di lapangan diharapkan juga bakal bisa dihadapi dan dicarikan solusinya secara bersama-sama.
"Kita juga bisa melihat bahwa mayoritas investor ritel kita saat ini adalah generasi muda. Sehingga kegiatan-kegiatan semacam ini, dengan mengangkat tagline 'maju bersama pasar modal Indonesia', Saya rasa justru lebih tepat dan efektif dalam memperkuat edukasi dan sosialisasi di masyarakat," tutur Jeffrey.
Sementara, Kepala Departemen Perizinan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Luthfy Zain Fuady, juga mengapresiasi atas inisiatif Camaro dalam membangun kebersamaan di lingkup ekosistem pasar modal nasional. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang lebih baik, diharapkan juga dapat mendukung proses transmisi berbagai kebijakan dan peraturan pasar modal dari regulator kepada publik secara luas.
"Secara komunikasi jadi lebih lancar. Kalau ada masalah, penanganannya juga lebih mudah. Dan lebih nyaman juga secara maintancenya," ujar Luthfi.
Dalam membangun dan mengembangkan industri pasar nasional, menurut Luthfi, perlu sumbangsih dan kontribusi dari berbagai pihak. Tidak hanya pelaku pasar, pelaku industri dan regulator yang sehari-hari berkecimbang dalam aktivitas pasar modal, keberadaan wartawan dan dunia media juga disebutnya memiliki peran yang sangat penting.
"Terlebih untuk industri yang relatif sangat spesifik seperti pasar modal ini. Untuk berharap agar literasi dan pengetahuan masyarakat terhadap industri ini baik, andalannya tentu dunia media. Sehingga ketika ada inisiatif bersama seperti ini, tentu ini sangat positif," tutur Luthfi.
Baca Juga: Satu Lagi Perusahaan Konglomerat Prajogo Pangestu Mau IPO, Incar Dana Jumbo
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Federasi Futsal Indonesia (FFI), Edhi Prasetyo, mengakui bahwa Camaro Futsal Competition merupakan salah satu turnamen futsal amatir yang selama ini telah dijalankan secara rutin dan konsisten. Atas inisiatif tersebut, Edhi mewakili FFI menyatakan terima kasihnya kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang terlibat.
"Sangat menggembirakan lagi, bahwa (acara) ini bukan diinisiasi oleh wartawan olahraga atau wartawan bola, melainkan wartawan ekonomi, Wartawan pasar modal. Tapi konsisten menggelar turnamen futsal, ini kami dari FFI tentu sangat terbantu dan berterima kasih," ujar Edhi.
Berbagai inisiatif seperti halnya yang dilakukan oleh Camaro, menurut Edhi, sangat penting dalam upaya mengembangkan olah raga futsal di Indonesia. Hal ini tak lepas dari sangat banyaknya bibit-bibit berkualitas yang ada di masyarakat, sehingga perlu mendapatkan wadah yang memadai untuk mengembangkan diri.
"Seperti juga sepak bola, kita itu tidak pernah kekurangan bibit-bibit berkualitas untuk futsal. Tinggal bagaimana kita bisa menemukan bibit-bibit itu dan memberikan wadah untuk bisa berkembang lebih baik lagi. Nah, yang telah dilakukan oleh Camaro itu, telah sangat membantu kami dalam kepentingan itu," tegas Edhi.
Camaro Futsal Competition sendiri pertama kali digelar sejak 2011 lalu dengan nama Capital Market Journalist Cup (Catalist Cup). Sempat beberapa kali mengalami pergantian nama, event ini rutin digelar setiap tahun, dan hanya sempat vakum saat pandemi COVID-19 lalu.
Memasuki penyelenggaraan ke-11 kali ini, Camaro mesih konsistem menggandeng emiten-emiten sebagai pendukung acara, dengan harapan agar ajang ini dapat juga menjadi wadah silaturahmi antar sesama pelaku industri pasar modal nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi
-
Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif
-
Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?
-
TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Ekspansi di Bawah Fullerton Health
-
Dua Bulan Beroperasi, Pegadaian Timor Leste Tunjukkan Catatkan Kinerja Gemilang
-
Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI
-
Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen
-
Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!
-
Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!
-
Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta