Suara.com - Transportasi dengan teknologi bakal tersedia di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Salah satunya, tersedianya bus tanpa awak yang menjadi alat transportasi para warga di IKN.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono menjelaskan, penyediaan bus tanpa awak ini tidak dihadirkan dalam waktu dekat ini, tetapi tersedia pada tahun 2025 atau 2026.
"Diharapkan dengan uji coba yang mumpuni, kita dapat menerapkan teknologi bus tanpa awak dalam 2-3 tahun ke depan," ujarnya yang dikutip, Selasa (19/9/2023).
Bambang menambahkan, nantinya teknologi yang digunakan dalam pengoperasional bus tanpa awak yang paling mutakhir di abad ini.
"Kami harapkan juga sudah terdapat beberapa peralatan yang memang menggunakan teknologi paling mutakhir," jelas Bambang.
Kereta Api juga tersedia di IKN
Pemerintah bakal membangun banyak fasilitas untuk memanjakan para warga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Misalnya, transportasi kereta api bakal tersedia di IKN yang berada di Kalimantan Timur itu.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal mengatakan, setidaknya ada empat proyek kereta api yang bakal dibangun.
"Lereta api bandara, kedua di dalam perkotaan di KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan), lalu di perkotaan di dalam kalimantan," ujarnya yang ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Selasa (5/9/2023).
Baca Juga: Pembiayaan IKN Tidak Jelas, Faisal Basri Sebut Pemerintah Tidak Konsisten
Namun, warga IKN harus menunggu transportasi kereta itu. Pasalnya, proyek kereta api tersebut baru dibangun setelah tahun 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung