Suara.com - Kegiatan poisitif berupa pelatihan menjahit untuk para penyandang disabilitas oleh sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Utara Wilayah Kabupaten Asahan, mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari lembaga penjahit khususnya di Kabupaten Asahan.
Hal itu disampaikan Aidila Adha Prayudhi, selaku instruktur jahit dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bina Putri yang bekerja sama dalam pelatihan menjahit penyandang disabilitas bersama Ganjar Milenial Center.
"Kami sangat mengapresiasi (Ganjar Milenial Center) ya, ini sangat bernilai positif untuk para disabilitas. Ini membuktikan kepada mereka bahwa keterbatasan mereka itu tidak selamanya membatasi dan ini bisa menambah skill mereka di luar kemampuan sekolah," ujar Aidila ditulis Rabu (20/9/2023).
Adapun kegiatan pelatihan menjahit untuk penyandang disabilitas diadakan para pendukung Calon Presiden 2024 Ganjar Pranowo itu untuk memberikan perhatian lebih dan juga menciptakan kesetaraan untuk penyandang disabilitas.
Oleh sebab itu, mereka ingin membuka peluang usaha untuk para penyandang disabilitas agar mereka bisa menciptakan produk-produk UMKM yang memiliki nilai ekonomis.
Aidila pun sangat menyambut baik tujuan Ganjar Milenial Center yang ingin membantu penyandang disabilitas, sekaligus mengungkit perekonomian daerah melalui produk-produk yang dihasilkan dan dipasarkan melalui UMKM.
LKP Bina Putri sebagai salah satu lembaga kursus bersertifikat di Kabupaten Asahan juga siap mendukung dan membantu Ganjar Milenial Center mewujudkan cita-cita penyandang disabilitas terkait kesetaraan.
"Kami sangat bisa membantu dalam hal itu (mengembangkan karya disabilitas untuk UMKM), karena di samping itu pada hari ini kita juga mencoba mereka dalam tahap awal penjahitan itu sudah bisa membuat sapu tangan, di mana sapu tangan itu sudah bisa diproduksi ke depannya," ungkap Aidila.
"Dalam tahap ini mungkin masih tahap belajar dan belum begitu rapi. Tapi ke depannya itu bisa menjadi UMKM dan bisa dikembangakan ke busana mungkin," lanjutnya.
Baca Juga: GMC Lakukan Sosialisasi Pentingnya Budi Daya Tanaman Toga Kepada Pemuda-Pemudi di Palu
Aidila menginginkan agar kegiatan seperti yang diadakan sukarelawan Ganjar Milenial Center dapat terus diadakan dan dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan kegiatan-kegiatan positif.
Terlebih, untuk kalangan penyandang disabilitas yang dinilai kurang mendapatkan perhatian. Sehingga kegiatan Ganjar Milenial Center bisa sangat bermanfaat untuk masyarakat.
"Ke depannya mungkin ini bisa lebih dikembangkan lagi seperti masih kelas menengah, mungkin bisa dikembangkan mereka dengan mensupport produksi yang lebih banyak lagi," kata Aidila.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah