Suara.com - Sejumlah pengamat memprediksi harga Bitcoin (BTC) mampu menembus 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,55 miliar (dengan kurs Rp 15.488)
Salah satunya disampaikan, Crypto Rover, seorang influencer yang populer di komunitas kripto daring, meyakini bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mencapai $100.000 seiring berjalannya waktu.
Pendapat ini berdasarkan potensi dampak dari popularitas Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin yang sedang berlangsung, yang telah menarik perhatian dari para pelaku keuangan konvensional utama.
Dikutip via Coinbase, Crypto Rover, melalui akunnya di X (sebelumnya di Twitter), membagikan pandangannya mengenai potensi harga BTC dalam waktu dekat.
Menurutnya, kenaikan ini tergantung pada keuntungan potensial yang ditawarkan oleh spot Bitcoin ETF, termasuk manfaat pajak dan kemampuan untuk menggunakan leverage, yang membuatnya menarik bagi investor institusional seperti dana pensiun dan kantor keluarga.
Selain itu, kehadiran TradFi di pasar kripto melalui ETF Bitcoin spot dapat membawa dana tambahan dan meningkatkan likuiditas pasar. Crypto Rover memberi tahu pengikutnya bahwa perkembangan semacam itu dapat mendorong harga BTC mencapai $40.000 hanya dalam beberapa minggu, bahkan berpotensi melampaui $100.000 seiring berjalannya waktu.
Gagasan dari Crypto Rover ini didasarkan pada laporan media massa, yang menyatakan bahwa total potensi pasar untuk ETF Bitcoin spot bisa mencapai sekitar $150 miliar.
Mengingat penasihat keuangan di Amerika Serikat mengawasi aset senilai $30 triliun, alokasi hanya sebesar 0,5% akan meningkatkan pasar ETF BTC menjadi $150 miliar.
Saat ini, pada Rabu (27/9/2023), sekitar pukul 03.00 WIB, harga BTC berkisar 26.228,30 dolar AS, menunjukkan bahwa pasar kripto mengalami penurunan bersamaan dalam 24 jam terakhir.
Baca Juga: Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok dalam Waktu Dekat, Waktunya Jual atau Tahan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana