Suara.com - PT Home Credit Indonesia (Home Credit) menyediakan layanan pembiayaan barang di 6 gerai baru Erablue, peritel elektronik yang merupakan bagian dari Erajaya Group, di Depok dan Tangerang pada September dan Oktober 2023.
Home Credit juga akan hadir di 1 gerai baru Hartono, peritel elektronik, di Bandung, Jawa Barat yang akan dibuka pada 30 September 2023.
“Perluasan layanan di toko mitra ini akan menambah jumlah toko atau ritel elektronik yang bekerjasama dengan Home Credit yang memudahkan para pelanggan untuk memenuhi kebutuhannya atas barang-barang elektronik seperti TV, kulkas, pendingin udara, mesin cuci dan sebagainya. Sepanjang Januari-Juni 2023, Home Credit menyalurkan pembiayaan barang sebesar Rp445 miliar untuk berbagai barang elektronik (di luar smartphone, gadget, laptop) dibandingkan dengan Rp432 miliar dalam periode Januari-Juni 2022," kata Dolly Susanto selaku Chief Sales Officer Home Credit dalam keterangannya, ditulis Rabu (27/9/2023).
"Home Credit akan terus menambah ketersediaan layanan di toko-toko mitra untuk senantiasa membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia melalui penyediaan akses layanan keuangan yang cepat, transparan, dan ada di mana saja,” Dolly menambahkan.
Peningkatan penyaluran pembiayaan barang elektronik oleh Home Credit ini juga sejalan dengan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2023 yang mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat yang tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2023 yang terjaga dalam zona optimis (>100) pada level 123,5.
“Peningkatan pembiayaan barang khususnya barang-barang elektronik yang disalurkan oleh Home Credit tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah piutang pembiayaan perusahaan multifinance sebesar Rp447 triliun pada Juli 2023 sebagaimana disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Peningkatan volume pembiayaan yang berkelanjutan ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari para pelanggan terhadap industri pembiayaan, tidak terkecuali pembiayaan barang-barang elektronik dan barang lainnya,” kata Suwandi Wiratno selaku Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).
Peningkatan penyaluran pembiayaan yang disalurkan oleh Home Credit secara berkelanjutan ini juga sejalan dengan visi APPI untuk memajukan atau meningkatkan peranan lembaga pembiayaan sebagai salah satu alternatif pembiayaan di Indonesia serta memberikan sumbangsih bagi kemajuan perekonomian nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru
-
Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe
-
Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli
-
Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus
-
FKGI Dukung Langkah Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
-
Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026
-
Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini
-
Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda
-
Persis Solo Resmi Rekrut Feby Eka Putra, Bidik Promosi ke BRI Super League
-
Sudah Masuk Ranah Pidana, KPK Ungkap Dasar Hukum Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli