Suara.com - Sukarelawan Mak Ganjar terus menebar kegiatan dengan segudang manfaat untuk kalangan perempuan, khususnya ibu-ibu di berbagai wilayah.
Salah satunya, relawan ini mengadakan kelas online pelatihan tata rias dan strategi berbisnis jasa di Kafe Artivator di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.
Sekitar 1.000 perempuan dari berbagai kalangan usia, nampak antusias mengikuti pelatihan online yang diadakan oleh para pendukung Ganjar Pranowo ini. Mereka juga diketahui berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Pemateri tata rias dalam pelatihan tersebut, Chlorophylla Athia mengatakan, pelatihan ini memiliki banyak manfaat bagi para peserta. Sebab, dirinya mengajarkan para peserta make up complexion laminating yang merupakan teknik tata rias yang sangat berguna bagi seorang make-up artis (MUA).
"Jadi itu teknik yang tahan dengan kulit (yang sedang) perawatan dan keringatan. Karena di Lapangan untuk MUA, kendala menghadapi client dengan kulit perawatan dan keringatan itu ada pada level tinggi," jelas Athia ditulis Sabtu (30/9/2023).
Selain itu, para peserta juga dilatih untuk merias wajah mulai dari persiapan, membersihkan wajah, merias, dan pemberian informasi terkait produk kosmetik beserta kegunaannya.
Athia pun mengaku kagum dengan antusias para peserta yang didominasi ibu-ibu tersebut saat mengikuti pelatihan.
"Harapan aku mereka jadi punya ilmu, punya bekal di lapangan ketika mereka pegang client, dan akhirnya jadi tambahan sumber rezeki, berkah untuk mereka, client akan lebih percaya pada mereka," katanya.
Sementara pemateri dalam kelas strategi bisnis jasa, Galih Ikhsan Fadillah mengatakan, belajar tata rias juga memiliki keselarasan dengan belajar bisnis. Sebab, menurutnya untuk membuka usaha jasa tata rias, perlu juga mengetahui strategi bisnis yang baik.
Baca Juga: Viral MUA Difitnah Curi Amplop Pengantin, Ternyata Ini Maling Sesungguhnya
"Kita bicara bagaimana starting bisnis dari nol, kemudian berproses, kita juga bicara tentang pendanaan, strategi pemasarannya, dan juga bidang-bidang keuangan," katanya.
Galih berharap, kelas strategi berbisnis yang diajarkannya, bisa membantu para pelaku usaha jasa tata rias untuk mengembangkan bisnisnya menjadi lebih sukses.
"Semoga dengan sharing ini bisa diimplementasikan kepada emak-emak ya, yang pada dasarnya adalah jasa ini berkaitan dengan service kepada customer kita, dan cara mencari customer itu kita akan berikan tipsnya seperti apa," harapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
Terkini
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital