Suara.com - PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau TASPEN mengikuti perintah Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengurangi polusi udara. Salah satuny dengan menanam pohon di Kantor-kantor TASPEN se-Jabodetabek.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini, TASPEN menanam dan membagikan 1.000 pohon di sejumlah kantor TASPEN Group di kawasan Jabodetabek guna mengatasi polusi udara di area Jakarta dan sekitarnya.
Direktur Utama TASPEN ANS Kosasih mengatakan, Partisipasi TASPEN dalam gerakan Gotong Royong Boyong Pohon ini merupakan komitmen TASPEN dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan berkontribusi nyata dalam mengatasi dampak perubahan iklim.
"Saya yakin dan percaya, gerakan Gotong Royong Boyong Pohon ini akan efektif mengurangi masalah polusi udara. Ke depan, TASPEN akan terus berkontribusi untuk menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya yang dikutip, Rabu (4/10/2023).
Terdapat beragam jenis tanaman yang ditanam di kantor TASPEN Group, antara lain jambu air, mangga, jambu kristal, dan jambu Jamaika. Bibit-bibit tanaman ini langsung didatangkan dari lahan persemaian Hutan Organik Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Untuk dampak yang lebih besar, penanaman pohon tidak hanya dilaksanakan di Kantor Pusat TASPEN, tapi juga dilakukan oleh seluruh karyawan TASPEN Group yang berada di kawasan Jabodetabek.
Sementara, Direktur Keuangan TASPEN Rena Latsmi Puri mengatakan, gerakan Gotong Royong Boyong Pohon ini merupakan wujud nyata TASPEN melalui program TJSL dalam mengurangi polusi yang terjadi di wilayah Jakarta.
Dampak penanaman pohon ini diharapkan dapat menjadikan udara lebih bersih, mengurangi dampak pemanasan global, dan menyerap polusi udara di wilayah Jakarta.
"TASPEN melalui TJSL akan terus mendukung program penanaman pohon yang memiliki dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia," imbuh dia.
Baca Juga: Baru Tahu Pengelolaan Investasi Dapen BUMN Rugi Rp300 Miliar, Erick Thohir: Pengelola Biadab!
Selain gerakan Gotong Royong Boyong Pohon, TASPEN juga berkontribusi terhadap lingkungan melalui program TASPEN Lestari, yaitu program penanaman pohon mangrove di sekitar pesisir Pantai di Cirebon, Semarang, Tanjung Pinang, Kupang, Pontianak, dan Denpasar. Program ini merupakan program kolaborasi antara TASPEN dengan Pemerintah Daerah untuk mendukung kelestarian lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS
-
IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce
-
Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram
-
PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT
-
Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu
-
Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi
-
Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!
-
Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah
-
Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor
-
Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang