Suara.com - Citigroup diwartakan akan segera melakukan PHK massal sejumlah karyawan dalam perusahaan mereka pada bulan depan, November 2023.
Hal ini terungkap usai memo dari Kepala HRD Citigroup (C.N), Sara Wecter bocor ke media. Dalam memo tersebut dijelaskan, saat ini perusahaan sedang meninjau daftar staf yang akan terkena dampak dari kebijakan ini.
"Beberapa peran kemungkinan akan mengalami perubahan, bahkan peran baru mungkin akan diciptakan. Peran-peran yang tidak sesuai dengan struktur baru kami akan dihilangkan. Rencana perubahan ini dijadwalkan akan diumumkan pada bulan November," tulis Sara Wecter dalam memo terkait.
Selain itu, Sara Wecter juga menyebut, karyawan dengan pekerjaan yang nantinya terdampak PHK namun masih memenuhi syarat untuk pekerjaan lain maka akan diprioritaskan untuk melamar posisi terkait. Sementara bagi yang tidak memenuhi syarat, perusahaan akan menawarkan paket pesangon.
Sayangnya, informasi terkait memo tersebut hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh perusahaan tersebut.
Petinggi perusahaan menyatakan bahwa pemotongan tersebut akan difokuskan pada fungsi pekerjaan dan lokasi geografis.
Dikutip via Reuters, sebuah sumber anonim menyebutkan bahwa Citigroup mengadakan pertemuan dengan direktur pelaksana pada Rabu (4/10/2023) lalu untuk membahas hal ini.
Hingga saat ini, Citigroup masih menolak untuk memberikan komentar mengenai isi memo tersebut.
Baca Juga: Isu PHK Massal Bank Sentral AS Bikin Ekonomi Dunia Ketar-ketir?
Berita Terkait
-
Ayah Mirna PHK Karyawan Tanpa Pesangon, Uang Habis Buat Jebloskan Jessica Wongso ke Penjara?
-
Badai PHK Terjang Industri Teknologi, Epic Games Pangkas 870 Karyawan
-
Smartfren Akui Lakukan PHK ke Pekerja
-
Smartfren Dikabarkan PHK Ratusan Karyawan
-
Isu PHK Massal Bank Sentral AS Bikin Ekonomi Dunia Ketar-ketir?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah