Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menugaskan Erick Thohir menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi Ad Interim. Penugasan ini imbas kondisi Luhut Binsar Pandjaitan yang tengah terbaring sakit.
Setelah didapuk menjadi Menko Kemaritiman dan Investasi, Erick Thohir justru mengaku akan merasakan kurang tidur, karena sejumlah pekerjaan baru akan menantinya.
Hal ini dia ungkapkan ketika melakukan wawancara kepada awak media selepas melihat latihan tim nasional yang dikutip dari akun TikTok @moonfani10.
"Terima Kasih Atas Kepercayaan Bapak Presiden saya. Tentu amanah ini sangat berat, tapi harus saya lakukan sebaik-baiknya. Dan saya yakini di tempat Menkomarinvest Pak Luhut punya tim yang kuat, yang mungkin selama ini banyak kerjaan-kerjaan Pak Menko Berhasil," ujar Erick.
"saya punya tim yang bagus di PSSI, saya punya tim yang bagus di BUMN, Pak Menko punya tim yang bagus, saya rasa tidak ada kesulitan, tinggal kurang tidur," tambah dia.
Menurut Ketua Umum PSSI ini, sebenarnya kerja sama antara BUMN dengan Menko Kemaritiman dan Investasi sudah terjalin bagus. Dia memberi contoh percepatan infrastruktur Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh yang digenjot oleh Menko Luhut hingga kekinian selesai.
"Ya seperti kerja sama antara kami BUMN dengan Pak Menko ketika percepatan kereta api cepat whoosh, di mana kita lebih terkorporasi membangun infrakturktur macam-macam, Pak menko juga mendorong percepatan infrastrukturnya juga, karena ini lintas," imbuh dia.
Jokowi akhirnya menugaskan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Ad-Interim. Hal ini karena, Luhut Binsar Pandjaitan yang tengah menjalani perawatan kesehatan.
"Karena saat ini Pak LBP (Luhut Binsar Panjaitan) Menko Marves sedang menjalani perawatan kesehatan, maka Presiden Jokowi telah menunjuk Erick Thohir, Menteri BUMN sebagai Menko Marves Ad-interim," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Joko Widodo, AAGN Ari Dwipayana, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (11/10/2023).
Baca Juga: Awal Mula BUMN Bisa Bisnis Kondom
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri