Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Pandawa Ganjar mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan lewat kegiatan penanaman pohon kayu putih, di Kampung Kiara Sinar Wangi, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Koordinator Daerah Pandawa Ganjar Kabupaten Bandung Nuryaman mengatakan, kegiatan penanaman pohon kali ini dilakukan untuk mengurangi dampak longsor dan bencana lain yang sering terjadi.
“Karena ini dataran tinggi, maka rawan longsor jika musim hujan nanti. Apalagi cuacanya sekarang ekstrem, sehingga penanaman ini juga diadakan untuk penghijauan juga,” tutur Yaman, di lokasi, Minggu (15/10/2023).
Yaman menyebut, terdapat puluhan pohon yang ditanam pada kali ini. Adapun pohonnya adalah kayu putih yang juga memiliki manfaat lainnya.
“Selain untuk reboisasi, pohon kayu putih juga dapat digunakan sebagai obat. Adapun yang kami tanam hari ini sebanyak 40 pohon,” ujar dia.
“Ke depannya perawatan pohon juga akan kita lakukan bersama-sama, dengan penyiraman dan bantuan pemberian pupuk yang akan kami support,” sambungnya.
Sementara, salah satu warga sekaligus Pemuda Karang Taruna Satria Wang, Rexsi Faisal mengaku senang dengan kegiatan yang digelar oleh Pandawa Ganjar. Sebab, menurutnya pohon yang ditanam memiliki sumber manfaat.
“Ini baru pertama kali (relawan) menggelar kegiatan yang sangat bermanfaat. Karena sebagaimana diketahui tanaman sumber oksigen di semua kehidupan, bisa mencegah banjir, dan lainnya,” kata Rexsi.
Rexsi pun berharap agar Pandawa Ganjar dapat terus berkontribusi untuk masyarakat, khususnya soal peduli terhadap lingkungan.
Baca Juga: Komitmen Hadirkan Kesehatan yang Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan
“Harapannya gerakan penanaman pohon bisa meluas lagi. Karena sering lihat juga sosok Ganjar yang cinta lingkungan dan mengerti apa yang dibutuhkan masyarakat,” pungkas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada