Suara.com - Generasi Alumni Muda Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam sukarelawan Ganjar Creasi (G-Creasi) membuat milenial di Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), tergerak maju lewat ilmu robotika.
Hal itu diungkapkan milenial Probolinggo usai mengikuti pelatihan robotika dari G-Creasi di Distrik Mini 4Wd, Jalan Kerapu Nomor 30, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).
Salah satunya Bima. Bima merasa bersyukur mengikuti kegiatan sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo ini karena dapat pengetahuan dan wawasan baru terkait robotika.
“Kalau yang tadi saya tangkap untuk ilmunya ini bahwa belajar robot ini menyenangkan tapi tidak sesimpel yang saya bayangkan,” katanya ditulis Selasa (24/10/2023).
Setelah mengikuti pelatihan ini, Bima terdorong mengasah keterampilannya lewat sejumlah kompetisi robotika. Bima berharap ke depannya dia bersama rekan-rekan sesama milenial di Probolinggo bisa semakin maju dengan bekal ilmu itu.
“Ke depannya sih saya pengen ke praktek ya biar ilmunya tidak sia-sia. Kegiatan robotika ini juga ada eventnya, ada lombanya juga di kampus-kampus ternama di Indonesia,” pungkasnya.
Dalam pelatihan itu, para milenial dijelaskan tentang ilmu robotika, sejarah perkembangan robotika, hingga cara pembuatan robot mulai dari perencanaan desain, pemrograman, sampai pengujian.
Mereka juga melihat langsung berbagai komponen robot dan pengoperasiannya. Kemudian melakukan troubleshooting ketika terdapat masalah pada robot tersebut.
“G-Creasi menggelar pelatihan robotika. Pasarnya adalah milenial dari komunitas kreatif se-Probolinggo seperti tamiya, gundam, dan drone,” kata Koordinator Daerah G-Creasi Probolinggo Gilang Agung Prabowo.
Baca Juga: 3 Hal Penting yang Dialami Kaum Milenial saat Menjadi Orang Tua Gen Alpha
Gilang mengatakan, pelatihan ini bertujuan menambah pengetahuan milenial untuk menghadapi era distrupsi yang serba cepat. Pasalnya keterampilan dan penguasaan ilmu robotika sangat dibutuhkan berbagai industri.
“Kita menangkap sebuah value dari Pak Ganjar yang diwakili oleh G-Creasi tentang visinya terhadap pemberdayaan milenial. Di sini kebetulan yang kami gandeng adalah komunitas yang berbau hobi,” kata Gilang.
Gilang berharap para milenial Indonesia terus meningkatkan kapasitasnya di berbagai bidang keilmuan.
Oleh sebab itu, kata Gilang, G-Creasi berkomitmen mengadakan lebih banyak kegiatan pelatihan dan pemberdayaan agar milenial memiliki semakin banyak bekal keterampilan di masa depan.
“Rencananya G-Creasi ke depan akan menggelar pelatihan berbau mekanikal yakni membuat produk dari mesin bubut untuk keperluan industri kenengah ke bawah atau UMKM,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ratusan Saham Masih Belum Penuhi Ambang Batas Free Float IHSG
-
Pengamat: Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Gugur, Tak Perlu Gabung BoP!
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS
-
Apakah Tarif Trump Bagi Indonesia Masih Bisa Diubah, Ini Kata Pemerintah
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai