Suara.com - Emiten produsen cat PT Avia Avian Tbk (AVIA) berencana untuk membeli kembali atau buyback saham perseroan yang beredar di publik sebanyak 2,3 persen ditengah tren penurunan harga saham.
Untuk itu perseroan bakal menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun aksi korporasi tersebut.
AVIA menilai buy back saham akan membuat harga saham akan lebih stabil serta mencerminkan harga wajar sesuai fundamental dan kinerja perseroan.
Pasalnya, harga saham ini belum mencerminkan nilai dan fundamental perseroan sebenarnya, baik dari sisi valuasi atau price earning ratio (PER). Sementara itu dalam tiga bulan ini saham AVIA turun 25 persen. Sedangkan PER 26,75 kali.
Sebaliknya, rencana tersebut tidak memberikan dampak penurunan pendapatan dan pada laba perseroan.
“Perseroan memiliki modal kerja yang kuat serta arus kas yang memadai untuk membiayai pembelian kembali saham ini,” tulis manajemen AVIA dalam keterangan resmi, Selasa (31/10/2023).
Manajemen sendiri akan meminta restu kepada para investor terkait rencana dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 7 Desember 2023.
Jika mendapat restu pemodal, aksi tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 8 Desember 2023 hingga 7 Juni 2025.
Baca Juga: Tanggapi Presiden PKS, PDIP Sebut Saham Pemprov di Perusahaan Bir Bantu Pendapatan DKI saat Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor