Suara.com - Muhammad Zinedine Alam Ganjar ikut menghadiri pergelaran pameran seni 'Art Jakarta 2023' di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat yang menghadirkan ragam karya seni dari para seniman lokal dan internasional.
Pemuda berusia 21 tahun tersebut nampak semangat dan menikmati saat berkeliling untuk melihat beragam hasil karya seni unggulan dari para seniman.
Alam mengaku kehadirannya sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri kreatif dan seni kontemporer di Tanah Air. Ia pun mengaku takjub dengan karya-karya seni yang dipajang dalam pemeran tersebut.
"Aku enggak expect bakal sebanyak ini seniman-senimannya. Tadi banyak banget galeri, ada beberapa seniman yang kebetulan aku idolakan," ujar Alam ditulis Senin (20/11/2023).
Alam juga mengapresiasi banyaknya masyarakat, khususnya kalangan anak muda yang datang pada pergelaran tersebut. Hal ini disebutnya, menujukan tingginya minat anak muda pada seni kontemporer.
"Bahkan aku juga cukup terkejut, ternyata pergelaran seni rupa seperti ini juga mendapat antusiasme yang sangat tinggi. Orang-orang juga yang interest sangat banyak." katanya.
Selain itu, dia juga mengapresiasi ArtJakarta 2023 yang turut menjajakan berbagai merchandise kesenian yang bisa dibeli para pengunjung. Hal ini, menurut Alam, menjadi wujud perkembangan industri kreatif di Indonesia.
Dari berbagai karya yang dipamerkan, Alam memfavoritkan karya seniman Yogyakarta, Suanjaya Kencut.
"Tadi dari awal aku memang idola banget dengan Mas Suanjaya Kencut, kenal di Jogja juga. Alumni ISI. Tadi ketemu dan say hai. Kayanya bakal nunggu koleksi dia yang baru," kata Alam.
Baca Juga: Anak Ganjar Pranowo Singgung Komersialisasi Seni Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Lebih lanjut, Alam jmenilai seni merupakan salah satu alat pemersatu kalangan anak muda. Sehingga wajar ArtJakarta mendapat banyak pengunjung dari kalangan anak muda.
Anak calon presiden Ganjar Pranowo ini pun menegaskan, dirinya akan berusaha hadir bila kelak ada gelaran pameran seni lainnya.
"Seni itu bisa jadi salah satu alat penampung untuk karakteristik anak muda. Itu berekspresi, dan aku lihat dari teman-teman di dalam, mereka enggak punya batasan dan enggak malu untuk bagaimana mengekspresikan diri mereka sendiri," pungkasya.
Diketahui, Art Jakarta akan berlangsung 17 hingga 19 November 2023.
Total ada 68 galeri yang berpartisipasi meramaikan. Dari Indonesia ada 40 galeri seni dan mancanegara sebanyak 28 galeri yang akan mengusung karya terbaru seniman mereka.
Sementara galeri mancanegara datang dari Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Taiwan, Korea Selatan, China, Jepang, Rusia, dan Australia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI
-
Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan
-
Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi
-
Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan