Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI akan menyerahkan bantuan kemanusian terhadap perang yang terjadi di Palestina. Bantuan yang dikumpulkan oleh seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Anggoro Eko Cahyo kepada Ketua Baznas, Noor Achmad di Kantor Pusat Baznas, Jakarta, Kamis (30/9/2023).
Dalam sambutannya, Anggoro mengatakan bahwa seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan ikut prihatin terhadap banyaknya korban jiwa yang berjatuhan akibat peristiwa perang yang saat ini terjadi di Palestina.
“Kami, insan BPJS Ketenagakerjaan hari ini bekerja sama dengan Baznas untuk menyalurkan bantuan kemanusian internasional untuk saudara-saudara kita yang saat ini menjadi korban peperangan, bantuan ini merupakan wujud pelayanan, keprihatinan dan juga kepedulian terhadap sesama,” ucap Anggoro.
Anggoro menambahkan, bantuan yang diserahkan pihaknya merupakan bantuan tahap pertama, dan direncanakan akan ada penyaluran tahap berikutnya.
“Total bantuan tahap pertama yang diserahkan melalui penggalangan dana oleh seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan ini bernilai Rp600.620.000. Semoga dana yang terkumpul ini akan bermanfaat buat saudara-saudara kita di sana,” tambah Anggoro.
Selanjutnya Noor Achmad, yang secara langsung menerima bantuan itu mengucapkan terima kasih dan berkomitmen menyampaikan bantuan ini sampai tepat sesuai peruntukannya.
“Terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, atas bantuan yang disalurkan ini pastinya akan sangat bermanfaat buat korban perang yang terjadi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan anak-anak, wanita, dan lansia. Baznas akan memastikan penyaluran infak kemanusiaan Palestina ini dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Mengakhiri keterangannya, ia menyampaikan bahwa Baznas terus berupaya memfasilitasi dan mendukung kepedulian masyarakat Indonesia terhadap masyarakat internasional.
“Selain BPJS Ketenagakerjaan, tentu kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat Palestina melalui Baznas,” tutupnya.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Dukung Skrining Riwayat Kesehatan Petugas Pemilu 2024
Berita Terkait
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Tanamduit, Beri Kemudahan Peserta Investasi Di SBN
-
Relawan Indonesia di Gaza Dipastikan Sehat dan Selamat, Intip Profil Mer-C Indonesia yang Aktif Bantu Palestina
-
BBN Airlines Indonesia Fasilitasi Serangkaian Misi Pengiriman Bantuan Kemanusiaan
-
Jokowi Lepas Pengiriman 21 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza
-
Berhasil Tingkatkan Kualitas Layanan Digital, BPJamsotek Raih Penghargaan di Ajang ICXC 2023
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun