Suara.com - Kota Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang identik dengan kreatifitas pemudanya, banyak seniman, budayawan bahkan olahragawan lahir di kota Bandung.
Dengan kondisi yang strategis untuk dioptimalkan, CEO Pigmy Muhammad Zinedine Alam Ganjar bersama Ketua Karang Taruna Kota Bandung, Andri Gunawan bicara soal bagaimana peran pemuda bisa dioptimalkan dengan memperbanyak keberadaan youth space dalam menunjang kreatifitas pemuda Bandung.
"Gimana sih youth space bisa jadi pusat komunitas anak muda, dimana nanti komunitas dan pemerintah itu akan berkolaborasi, pemerintah memberikan fasilitas, komunitas menjadi operator dan marketer," ungkap Alam ditulis Jumat (1/12/2023).
Dengan demikian, Alam merasa keberadaan youth space tersebut nantinya bisa menjadi salah satu jalan tengah dimana masih banyak creative space yang belum optimal.
Ada sejumlah fokus utama dalam mengoptimalkan youth space tersebut, salah satunya dengan mengisinya melalui kegiatan olahraga, seni dan teknologi.
"Ada dua fokus, pertama olahraga, kedua seni, tapi nanti juga bisa ditambahkan seperti sektor teknologi, bidang pendidikan juga. Nanti akan disesuaikan juga dengan kondisi di daerah tertentu itu kebutuhannya apa aja," lanjut Alam.
Apabila nantinya Youth space tersebut sudah dioptimalkan, Alam yakin akan semakin banyak anak muda yang terampil dan berkontribusi untuk kemajuan daerah, bahkan Indonesia.
"Ada tempat mereka untuk berkarya," kata Alam.
Sementara, Ketua Karang Taruna Bandung, Andri Gunawan memandang Alam sebagai sosok yang cerdas. Selain itu, Putra tunggal dari Ganjar Pranowo dan Siti Atiqoh Supriyanti dinilai sebagai anak muda yang merasa dirinya sebagai rakyat biasa.
Baca Juga: Henhen Herdiana Kaget Pulang ke Persib Bandung
"Pak Ganjar sukses mendidik anak, saya lihat Alam anak yang cerdas, humbel, anak pejabat yang merasa yang tidak menjadi anak pejabat yang merasa sebagai masyarakat biasa, cerita-ceritanya dekat dengan bumi, saya senang bisa bertemu dengannya," kata Andri.
Andri berharap kolaborasinya dengan Alam bisa berdampak terhadap bagaimana anak muda akan dikelola nanti kedepan dalam menyusun program youth space untuk mengaktifasi peran kreatifitas anak muda.
"Youth space bisa dioptimalkan yang tematik, bagaimana bisa menunjang sports, art, tapi yang generate dan kelola nanti civil society, komunitas, real anak muda. Bukan tempat anak muda yang dikelola dengan cara orang tua," pungkas Andri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo