Suara.com - Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Supari menyebut, kehadiran Agen BRILink sangat membantu masyarakat untuk menjangkau layanan perbankan. Terlebih, masyarakat di daerah pelosok yang sangat jauh dengan akses layanan perbankan.
Apalagi, banyak layanan AgenBRILink yang bisa dimanfaatkan masyarakat pelosok, mulai dari transaksi tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, pembukaan rekening tabungan BSA maupun pinjaman, dan transaksi lainnya.
"Masyarakat tidak perlu lagi ke bank untuk bertransaksi, namun dapat ke AgenBRILink yang berlokasi lebih dekat. Hal ini akan sangat membantu masyarakat untuk melakukan transaksi dengan cepat, mudah dan juga aman," ujar Supari dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/11/2023).
AgenBRILink juga sebagai upaya BRI untuk meningkatkan inklusi atau askes masyarakat atas layanan keuangan. Per September 2023 jumlah agen telah mencapai 698 ribu agen yang tersebar di 59.205 desa atau meng-cover lebih dari 80 persen dari total desa di Indonesia.
Angka tersebut tumbuh sekitar 16,9 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Salah satu masyarakat yang mendapatkan keuntungan dari kehadiran AgenBRILink yaitu, Fahrudin Saleh yang menjadi salah satu AgenBRILink.
Pria yang berprofesi sebagai guru SD di Bekasi ini melihat peluang bahwa masyarakat sangat membutuhkan transaksi keuangan untuk mendukung kegiatan masyarakat.
"Ketika saya membuka jasa layanan keuangan AgenBRILink, tentunya yang saya sangat rasakan dan berdampak pada diri saya sendiri yang pertama adalah secara ekonomi. Tapi, dalam hal ini ada yang membuat saya merasa senang ketika saya bisa menyerap tenaga kerja. Kemudian saya jadi banyak tahu. Yang tadinya nggak tahu jadi tahu. Jadi nambah pengetahuan tentang perbankan," beber Fahrudin.
Baca Juga: BRI Buka Lowongan Kerja, Intip Posisi Hingga Cara Daftar
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun