Kartu ATM BRI BritAma Bisnis mempunyai limit transfer sesama BRI Rp 100 juta dan limit transfer antar bank Rp 25 juta (per hari).
Limit transfer BRI Britama Bisnis Premium
- Limit transfer antar rekening BRI melalui ATM: Maksimal Rp 100 juta
- Limit transfer antar rekening BRI melalui Internet Banking: Rp 5 miliar
- Limit transfer antar rekening BRI melalui BRImo (BRI mobile): Rp 50 juta
- Antar bank melalui ATM: Rp 25 juta
- Antar bank melalui Internet Banking BRI: Rp 25 juta
- Antar bank melalui BRImo: Rp 25 juta
3. Kartu ATM BRI Junio
Kartu ATM ini merupakan produk tabungan yang menyasar segmen anak berumur 0 hingga 17 tahun.
BRI Junio dilengkapi dengan berbagai pilihan desain serta terdapat chip untuk mendukung keamanan kartu. Desainnya juga lebih atraktif sehingga dapat menarik perhatian anak-anak serta remaja.
Setoran awalnya juga cukup kecil yaitu Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu. Limit transfer sesama BRI mencapai Rp 20 juta dan limit tarik tunai Rp 5 juta (harian). Biaya pembuatan sangat murah, hanya Rp 500. Biaya bulanannya juga hanya Rp 5 ribu.
Limit transfer BRI Junior Private Label
- Limit transfer antar rekening BRI melalui ATM: Rp 20 juta
- Limit transfer antar rekening BRI melalui Internet Banking: Rp 20 juta
- Limit transfer antar rekening BRI melalui BRImo (BRI mobile): Rp 1 juta
- Antar bank melalui ATM: Rp 10 juta
- Antar bank melalui Internet Banking BRI: Rp 10 juta
- Antar bank melalui BRImo: Rp 1 juta
4. Kartu ATM BRI BritAma X
Berbeda dari deretan jenis kartu ATM di atas, produk ini ditujukan untuk anak muda. Ini adalah produk tabungan dengan desain kartu debit khusus yang elegan.
Baca Juga: Apresiasi Nasabah, BRI Bagi Hadiah Undian Promo di Pasar Tanah Abang
Kartu ATM BRI BritAma X memberikan beragam kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan dengan didukung fasilitas e-banking dan sistem real time online yang akan memungkinkan nasabah untuk bertransaksi kapanpun dan dimanapun.
Pengguna dapat memilih deretan kartu seperti BritAma X Gentleman, BritAma X Ladies, dan BritAma X Basketball. Terdapat versi Classic dan Gold. Limit tarik tunai harian Classic Rp 10 juta dan Gold Rp 20 juta. Transfer sesama BRI Classic Rp 50 juta sementara Gold mencapai Rp 100 juta.
- Limit tarik tunai harian (Classic): Rp 10 juta
- Limit tarik tunai harian (Gold): Rp 20 juta
- Limit transfer sesama BRI (Classic): Rp 50 juta
- Limit transfer sesama BRI (Gold): Rp 100 juta
- Limit transfer antarbank (Classic): Rp 10 juta
- Limit transfer antarbank (Gold): Rp 15 juta
Itulah tadi penjelasan mengenai limit transfer BRI Britama, Anda tertarik memilih kartu debit yang mana?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?