Suara.com - PT KAI Commuter Indonesia mengungkapkan Stasiun Bogor menjadi stasiun tersibuk pada hari pergantian tahun di 31 Desember 2023. Tercatat, pengguna sepanjang hari pada pergantian tahun kemarin sebanyak 726.511 orang.
Dari akumulasi data pengguna Commuter Line terbanyak turun di Stasiun Bogor yakni dengan 51.572 orang, sedangkan pengguna yang naik dari stasiun tersebut adalah sebanyak 46.841 orang.
Sementara itu, untuk Stasiun Jakarta kota yang terletak di wilayah wisata Kota Tua mencatat pengguna pada angka 46.029 orang yang turun.
"Disusul Stasiun Sudirman sebanyak 33.600 orang dan Stasiun Juanda sebanyak 26.252 orang yang turun di kedua stasiun yang juga menjadi stasiun tujuan pengguna menuju lokasi-lokasi perayaan malam pergantian tahun," Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Pubra dalam keterangan tertulis, Rabu (3/1/2024).
Untuk volume pengguna Commuter Line Bandara pada Minggu 31 Desember 2023 kemarin sebanyak 4.792 orang. Dimana total volume selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai 21 -31 Desember 2023 sebanyak 69.714 orang.
Sedangkan Volume pengguna Commuter Line Merak pada kemarin sebanyak 16.136 orang dengan total sepanjang masa Nataru sebanyak 167.393 orang. Dimana volume tertinggi pada Sabtu 30 Desember 2023 lalu yaitu sebanyak 16.316 orang.
Sesuai dengan pantauan di lapangan, hari ini pengguna Commuter Line masih didominasi dengan pengguna musiman yang masih memanfaatkan waktu libur Bersama keluarga dan anak-anak yang memanfaatkan commuter line sebagai transportasinya.
Hingga pukul 18.00 WIB hari ini Senin (1/1) tercatat sebanyak 527.665 pengguna Commuter Line. Dengan Stasiun Bogor pengguna tertinggi sebanyak 51.953 orang, diikuti Stasiun Jakarta Kota dengan pengguna 51.266 orang dan Stasiun Tanah Abang diangka 22.243 orang. Untuk Commuter line Basoetta dan Merak KAI Commuter melayani 5.420 orang dan 11.992 orang.
Esok pagi masyarakat akan kembali memanfaatkan layanan Commuter line Jabodetabek untuk beraktivitas rutin, setelah usai libur tahun baru. KAI Commuter mengimbau para pengguna untuk kembali ke Jakarta ataupun lokasi aktivitas kerjanya dengan memanfaatkan kondisi commuter line yang cenderung lebih lengang pada hari ini untuk menghindari kepadatan di stasiun pada esok pagi.
Baca Juga: Cara Bayar Access by KAI Pakai BRImo, Mudah dan Praktis
Sesuai data yang tercatat, pada awal masuk kerja usai libur dan akhir pekan rata-rata pengguna Commuter Line Jaboedetabek sebanyak 900 ribu lebih orang dengan Persebaran pengguna pukul 06.00 WIB - 09.00 WIB pada pagi hari dan pukul 16.00 WIB – 19.00 WIB pada sore hari dengan mengoperasikan sebanyak 1.100 perjalanan Commuter Line tiap hari.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna dalam menggunakan Commuter Line untuk selalu mengikuti aturan-aturan yang berlaku dan selalu menghormati pengguna lainnya. Gunakan aplikasi C-Access untuk mendapatkan info jadwal perjalanan, kepadatan di stasiun, serta posisi Commuter Line yang akan dinaiki secara real time.
KAI Commuter juga menghimbau kepada pengguna yang sedang batuk atau flu atau yang sedang hamil untuk menggunakan masker demi kesehatan bersama saat menggunakan Commuter Line. KAI Commuter juga menyediakan fasilitas-fasilitas kesehatan untuk digunakan saat diperlukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik
-
OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta
-
Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed
-
Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI