Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) menetapkan suku bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah) mulai 3,65% untuk 3 tahun pertama.
Suku bunga ini berlaku untuk KPR dengan tenor 15 hingga 20 tahun.
Suku bunga KPR BRI ini lebih rendah dibandingkan dengan suku bunga KPR rata-rata perbankan yang mencapai 7,2%. Hal ini menjadikan BRI sebagai salah satu bank dengan suku bunga KPR terendah di Indonesia.
Mengutip laman BRI, Kamis (4/1/2024) suku bunga KPR BRI ini berlaku untuk semua segmen nasabah, baik pekerja formal, informal, maupun pensiunan. Selain itu, BRI juga menawarkan berbagai promo menarik untuk KPR, seperti bebas biaya provisi dan biaya appraisal.
Untuk program ini khusus hanya diperuntukan pembelian rumah dengan KPR BRI di Developer tier 1 rekanan BRI. Seperti Ciputra, Metropolitan Land, Summarecon, Sinarmas Land, Pakuwon, Perumnas, Jaya Real Property, Adhi Realty, Modernland, Bumi Serpong Damai, Wika Realty dan Lippo Group.
Dengan suku bunga yang kompetitif dan berbagai promo yang ditawarkan, BRI berharap dapat mendorong pertumbuhan kredit KPR di tahun 2024. Pada tahun 2023, BRI mencatatkan pertumbuhan kredit KPR sebesar 12,6% secara tahunan.
Fasilitas KPR:
- Pembelian Baru
- Pembelian Bekas
- Takeover/Take Over Top Up
- Pembangunan
- Renovasi
- Refinancing
- Top Up/ PenambahanPlafond
- Takeover Account In House(Cash Bertahap)
Keunggulan:
- Suku bunga 3,65% fixed 3 tahun
- DP mulai 0%
- Jangka waktu sampai dengan 20 tahun
- Bebas biaya admin dan provisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026