Suara.com - Bazar murah bahan-bahan pokok jadi cara Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Lampung sebagai sukarelawan Ganjar-Mahfud menebar kebaikan dan kebermanfaatan menyasar masyarakat secara langsung.
Koordinator Wilayah KNP Lampung, Miftahul Lutvi menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.
Sebagaimana pasangan capres-cawapres yang didukungnya, KNP Lampung juga berkomitmen selalu hadir untuk meringankan beban masyarakat.
"Kami KNP Lampung mengadakan bazar tebus murah sembako dan Sosialisasi Bapak Ganjar Pranowo terhadap warga Desa Kiluan Negri. Harga nilai tebus per paket sembakonya itu untuk minyak goreng Rp10 ribu, gula Rp10 ribu, dan tepung terigu Rp5 ribu," ucap Lutvi ditulis Selasa (16/1/2024).
Lutvi mengatakan beragam kebutuhan pokok masyarakat tersedia di sini. KNP Lampung menyiapkan 150 pcs yang bakal diniagakan kepada masyarakat tanpa bikin dompet jebol.
Mendengar hal ini, masyarakat pun kemudian berduyun-duyun hadir dan mengantre untuk memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
"Komunitas Nelayan Pesisir ini dapat menjadi wadah untuk membantu masyarakat dalam hal sembako murah yang dikemas dalam kegiatan Bazar Murah Ganjar," ungkap dia.
Selain bazar sembako murah, sosialisasi mengenai pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga dilakukan. Program-program kerakyatan yang diusung Ganjar-Mahfud menjadi harapan masyarakat menuju kesejahteraan di masa mendatang.
"Tentu dalam kesempatan ini juga saya berharap bahwa warga tetap konsisten untuk mengawal serta mendukung Bapak Ganjar Pranowo dalam kontestasi pada pemilu 2024 mendatang," tutup Lutvi.
Baca Juga: Anies Akan Genjot Sektor Perikanan di Kawasan Indonesia Timur
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun