Suara.com - Emiten rokok PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) secara resmi telah meninggalkan pasar modal Indonesia dengan cara melakukan delisting mulai hari ini Selasa (16/1/2024).
Hal tersebut diketahui dari Pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang Penghapusan Pencatatan Efek (Delisting) PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) yang ditandatangi P.H Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Rina Hadriyani serta Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari.
"Bursa menyetujui penghapusan pencatatan efek perseroan di Bursa Efek Indonesia efektif pada hari Selasa, 16 Januari 2024," tulis pengumuman tersebut.
Proses delisting Bentoel sudah direncanakan sejak 2022 lalu, namun baru bisa terealisasi tahun ini. Benteol sendiri adalah produsen rokok dengan merek dagang Benteol Biru, Neo Mild, Lucky Strike dan Dunhil. Benteol juga sudah merilis produk tembakau alternatif dengan merek dagang Vuse.
Pada tahun 2019, Perusahaan telah melakukan ekspor ke 20 negara tujuan, yang nilainya telah mencapai Rp2,7 triliun. Di 2022, Bentoel mencetak laba bersih Rp 953 miliar. Angka ini naik 11,87% jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya
Saat ini, kepemilikan saham Bentoel merupakan milik asing yang merupakan bagian dari British American Tobacco (BAT) Group. BAT adalah sebuah perusahaan tembakau global dengan jaringan di lebih dari 180 negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen