Suara.com - Jokowi dan Ibu Negara kali ini menyapa 5.000 nasabah PNM Mekaar dari Kabupaten Wonogiri di Stadion Krisak Singodutan pada Kamis (1/2/2024).
Berkeliling melihat berbagai produk nasabah, Presiden RI ini tertarik dengan dua produk yang kemudian ia unjukkan saat pidatonya. Yang pertama adalah kopi lokal Wonogiri dengan kemasan rapih yang menurutnya sudah bisa bersaing dengan harga kompetitif. Lalu produk selanjutnya adalah tas manis hasil kriya salah satu nasabah PNM.
“Yang kedua ini juga tas, ini mau saya berikan ke Bu Jokowi,” ungkapnya sambil melihat ke arah Iriana, “tas yang desainnya bagus seperti ini dijual tadi Rp 50.000, artinya barang ini bisa bersaing dibandingkan dengan tas yang sama dari negara-negara lain,” lanjutnya.
Menurutnya tas ini memiliki kualitas yang top mulai dari desain, kemasan, jahitan, bahkan harga jualnya sangat terjangkau sehingga mampu untuk bersaing di pasar. Bukan hanya pasar domestik, namun pasar internasional.
“Bu Jokowi pasti seneng saya belikan ini,” tambahnya.
Produk yang disorot ini hanya sedikit dari beragam jenis produk dari pelaku usaha ultra mikro PNM Mekaar. Walaupun cakupannya dapat dibilang masih ultra mikro atau sangat kecil, Jokowi melihat potensi agar seluruh nasabah dapat terus naik kelas.
“Ibu ibu semuanya ini pengusaha loh, kategori mikro atau kecil itu urusan lain, tapi ini akan meningkat, yang kecil bisa jadi menengah, yang menengah bisa jadi besar.” tandasnya.
Berita Terkait
-
8 Koleksi Tas Hermes Selvi Ananda, Harganya Hampir Setara 10 Kali Lipat Aset Kendaraan Gibran
-
UMKM Kulit Ikan Pari Ini Tembus Pasar Tiongkok, Omzet Rp50 Juta
-
Shopee Super Awards 2023 Apresiasi 33 Brand, Seller, UMKM, Partner, hingga Creator
-
Jokowi untuk AO dan Nasabah PNM: Saya Sangat Menghargai Kerja Keras Semuanya
-
Dear UMKM, Lebih Untung Pakai Fitur QR Pedagang BRImo
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara