Suara.com - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) industri keuangan global tampaknya belum reda, kekinian bank asal Jerman Deutsche Bank bakal merumahkan sekitar 3.500 karyawannya atau hanya 4% dari total karyawannya.
Mengutip CNN, Jumat (2/2/2024), perusahaan beralasan bakal melakukan efisiensi besar-besar terkait biaya yang dikeluarkan.
Perusahaan sendiri berencana melakukan penghematan hingga sebesar €2,5 miliar atau senilai US$ 2,7 miliar pada tahun 2025.
"Yang beberapa di antaranya akan didorong oleh alur kerja dan otomatisasi yang disederhanakan. Sebagian besar pekerjaan akan hilang di fungsi back office," kata pihak perusahaan dalam sebuah pernyataan.
Deutsche Bank juga melaporkan bahwa laba sebelum pajak tahun 2023 naik 2% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi €5,7 miliar atau setara US$ 6,1 miliar. Angka ini mencapai level tertinggi dalam 16 tahun. Namun, laba bersihnya turun 14% menjadi €4,9 miliar US$ 5,3 miliar karena tagihan pajaknya meningkat.
Bank tersebut mengatakan akan mengembalikan €1,6 miliar atau US$1,7 miliar kepada pemegang saham pada semester pertama melalui dividen dan pembelian kembali saham.
"Kami telah mencapai pertumbuhan jauh di depan target dan mempertahankan fokus kami pada penghematan biaya sambil berinvestasi di bidang-bidang utama," kata CEO Deutsche Bank Christian Sewing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun