Suara.com - Siapa bilang investasi ribet dan cuma buat orang tua? Di era digital ini, investasi bisa dilakukan dengan mudah dan aman. Salah satunya dengan membeli Surat Berharga Negara (SBN) melalui aplikasi BRImo dari BRI.
Sudah menjadi rahasia umum, BRI menghadirkan fitur investasi ke aplikasi BRImo. Fitur ini memungkinkan kamu untuk membeli SBN dengan mudah, praktis dan tentunya aman. Apalagi, investasi SBN kekinian tengah digemari karena timbal balik dan keamanannya.
Ya, SBN merupakan instrumen investasi yang aman dan terpercaya. Betapa tidak, yang menjamin langsung dari negara lho. Ibaratnya, kamu memberikan uang ke pemerintah, kamu mendapatkan keuntungan (kupon) yang kompetitif sebagai ‘imbalannya’.
Dengan investasi SBN, kamu tidak cuma meraup keuntungan berupa cuan saja, kamu juga membantu pemerintah menjalankan pembangunan. Jika berminat membeli SBN, jangan melewatkan jadwal penawaran dari pemerintah. Simak jadwal penawaran SBN 2024.
Jadwal Penawaran Surat Berharga Negara 2024
Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan telah mengumumkan jadwal penawaran Surat Berharga Negara (SBN) Ritel untuk tahun 2024.
Berikut jadwal perilisan SBN 2024 sebagaimana dirangkum dari akun jejaring sosial Instagram resmi milik Kemenkeu @kemenkeuri:
1. Obligasi Ritel Negara (ORI)
- Seri ORI025: 29 Januari - 22 Februari 2024
- Seri ORI026: 30 September - 24 Oktober 2024
2. Sukuk Ritel (SR)
Baca Juga: Transaksi Luar Negeri Pakai Kartu BRI? Yuk Aktifkan Dulu Lewat BRImo
- Seri SR020: 4 - 27 Maret 2024
- Seri SR021: 23 Agustus - 18 September 2024
3. Sukuk Tabungan (ST)
- Seri ST012: 26 April - 29 Mei 2024
- Seri ST013: 8 November - 4 Desember 2024
4. Savings Bond Ritel (SBR)
- Seri SBR013: 10 Juni - 4 Juli 2024
5. Sukuk Wakaf Ritel (SWR)
- Seri SWR005: 26 April - 17 Juli 2024
Beli SBN Gampang Banget di BRImo!
Kalau sudah tahu rilisan SBN 2024, yuk rencanakan pembeliannya. Nggak perlu ribet ke bank, kamu bisa beli SBN dengan mudah dan aman melalui aplikasi BRImo. Cukup download aplikasinya, daftar akun, dan ikuti langkah-langkah mudahnya.
BRImo menyediakan solusi investasi yang mudah, aman, dan menguntungkan. Download aplikasinya sekarang dan mulai langkahmu menuju masa depan yang lebih cerah.
Berita Terkait
-
Transaksi Luar Negeri Pakai Kartu BRI? Yuk Aktifkan Dulu Lewat BRImo
-
BRImo Masuk 3 Besar Aplikasi Keuangan Paling Diminati Warga Indonesia
-
Fitur RDN BRI di BRImo, Jembatan Menuju Investasi di Pasar Modal
-
Dear UMKM, Lebih Untung Pakai Fitur QR Pedagang BRImo
-
Investasi mudah dan Menguntungkan, Beli ORI025 Lewat BRImo Aja
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara