Suara.com - Founder ESQ Group Ary Ginanjar Agustian memberikan tausiyah pada kegiatan Semarak Ramadan yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).
Ia pun berkomitemen untuk memberikan Training ESQ secara cuma-cuma untuk jajaran Dharma Wanita Kemenko Perekonomian dan mengajak anak-anak muda kuliah di Universitas UAG untuk dipersiapkan menjadi pemimpin Indonesia kelak para generasi emas 2045.
Penasihat Dharma Wanita Kemenko Perekonomian, Yanti Airlangga merasa bahagia karena motivator kondang itu memberikan ceramah dengan sangat baik dan lembut.
"Jadi kita juga tidak merasa dinasehati. Yang disampaikan Pak Ary ini cocok untuk semua umur dan pengetahuan-pengetahuannya, pelajaran yang beliau sampaikan itu sangatlah manusiawi," ujar Yanti ditulis Jumat (29/3/2024).
"Saya mengenal Pak Ary itu sudah lama sekali karena saya Alumni ESQ juga. Materinya bisa dicerna oleh anak muda maupun dewasa," sambung Istri Airlangga tersebut.
Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi Ary Ginanjar dengan mengatakan bahwa isi tausiyah yang disampaikan sangat cocok dengan apa yang diharapkan dalam pengembangan mental.
"Agar kuat menghadapi persaingan dan kuat untuk menjalankan amal sholeh atau bahasa yang biasa dipakai di ekonomi yaitu program-program pembangunan. Jadi apa yang disampaikan Pak Ary sangat tepat untuk menyentuh sanubari kita semuanya," ujar Airlangga.
Diketahui pada tausiyahnya, Ary menyampaikan bahwa semua kegiatan perekonomian itu adalah amal sholeh yang harus dibarengi dengan iman supaya tidak menjadi orang rugi. Ia pun memberikan kuliah tentang strong why, big why, serta grand why dalam berpuasa dan bekerja.
Ia menjelaskan, niat strong why misalnya ingin berpuasa agar badan langsing untuk sehat. Sementara big why, karena ingin dijuluki orang yang baik dan tidak ingin dinilai tidak beriman karena tidak berpuasa.
Baca Juga: AHY Bicara soal Kabinet Prabowo-Gibran, Benarkah Demokrat Minta Kursi Menko?
"Sedangkan kalau puasa grand why itu bukan karena ingin langsing, tentu itu bisa dijadikan outcome. Bukan juga karena ingin dibilang saya ini orang yang sholeh, itu adalah tambahan impactnya. Tetapi puasa grand why ini karena Allah, mengikuti perintahnya," jelasnya.
Diketahui, moment ini dihadiri pula oleh Sesmenko Perekonomian Susiwiyono Moegiarso, jajaran Eselon I, Eselon II, staf khusus, tim ahli, tim asisten Kemenko Perekonomian, Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan di lingkup Kemenko Perekonomian.
Susiwijono turut mengapresiasi Ary Ginanjar dan ESQ yang terus konsisten mendukung kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
"Saya sudah mengikuti beberapa kegiatan bersama ESQ dan selalu ada hal baru yang disampaikan Pak Ary serta tim" ujar Susiwijono.
"Pak Ary Ginanjar saya kira selalu berinovasi terutama untuk lebih menarik generasi-generasi sekarang yang akan disiapkan oleh beliau menyongsong Indonesia Emas 2045," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis