Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartanto meninjau secara langsung penyaluran bansos di Desa Eretan Kulon, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (24/1/2024) kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Airlangga menjelaskan, kedatangannya adalah untuk melaksanakan amanah Jokowi, yaitu memberikan bantuan pangan dalam bentuk 10 kg beras.
“Ini akan diberikan sampai Juni, 10 kilo (beras) per keluarga per bulan,” ujar Airlangga.
"Bantuan pangan beras untuk daerah Jawa Barat sebanyak 305.433 ton. Saya berterima kasih kepada Pemda (pemerintah daerah) Jabar, karena bersama Bulog dan PT Pos Indonesia telah menyalurkan di kantor desa Eretan," ujar Airlangga, dalam Pemberian Bantuan Pangan dan Temu Wicara, Indramayu.
Airlangga sempat bertanya secara langsung kepada warga Desa Eretan perihal bansos, apakah ingin diperpanjang atau tidak.
“Bansos mau dilanjutkan tidak?” tanyanya.
“Lanjut Pak,” dijawab serentak oleh warga Desa Eretan Indramayu.
Airlangga menyebut, pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga sejumlah Rp200 ribu per bulan. Dana yang tengah diproses itu diharapkan bisa turun ke masyarakat pada akhir Januari atau awal Februari 2024.
Baca Juga: Pajak Hiburan 40-70 Persen, Menko Airlangga: Tidak Berlaku Mutlak, Bisa Dikecualikan..
Berita Terkait
-
Menko Airlangga Cek Bendungan Banjir Rob di Eretan dan Sambangi Tempat Pelelangan Ikan
-
Airlangga Tinjau Pelabuhan Patimban dan Berharap Akan Menjadi Kawasan Penopang Industri
-
Hotman Paris Sebut Jokowi Marah Gegara Pajak Hiburan
-
Konsumen EV Meningkat, Menko Perekonomian Apresiasi Pabrikan
-
Soal Pajak Hiburan, Jokowi Minta Daerah Tak Gegabah
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'
-
KPK Klaim Belum Ada Permintaan Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah
-
Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?
-
Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup
-
Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan
-
RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku