Suara.com - Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2024 dari Pertamina bertugas 25 Maret - 21 April 2024. Implementasinya antara lain bisa disimak dari kegiatan PT Pertamina Patra Niaga yang memasok kebutuhan bagi sejumlah kendaraan dalam kondisi kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) saat arus Balik Lebaran 2024. Juga sebelumnya, arus Mudik Lebaran.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi PT Pertamina Patra Niaga, motoris Pertamina diterjunkan di jalur contraflow Tol Jakarta-Cikampek di sekitar KM 57 arah Jakarta.
Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga mengatakan bahwa Pertamina memasok kebutuhan BBM menggunakan motoris sampai tim Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang membawa galon BBM.
"Tim Pertamina Patra Niaga turun langsung, tidak hanya motoris, tetapi tim SPBU membawa galon BBM dengan pengawalan aparat," jelas Irto Ginting di Jakarta, Senin (15/4/2024).
Satgas RAFI ini berjalan di semua lini bisnis Pertamina Group, mulai dari hulu, pengolahan hingga transportasi dan distribusi kepada masyarakat.
Satgas RAFI bertugas untuk mengendalikan dan memantau penyaluran BBM, elpiji serta energi lainnya. Pertamina memastikan pasokan dan distribusi energi untuk masyarakat selama masa Ramadan sampai Lebaran 2024 berjalan aman dan lancar.
"Pertamina menyiapkan stok dan pasokan BBM serta elpiji lebih dari cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan pasokan BBM dan elpiji. Pertamina melakukan penambahan stok untuk setiap jenis produknya," jelas Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina.
Pertamina juga terus mengoptimalkan penggunaan digitalisasi dengan memonitor secara realtime dan online melalui Pertamina Integrated Enterprise Digital Command Center (PIEDCC) untuk memantau distribusi dan pasokan BBM dan elpiji.
Pertamina pun mengimbau pengendara untuk memastikan BBM terpenuhi selama arus balik, sehingga perjalanan kembali ke rumah bisa lancar dan cepat.
Baca Juga: Nilai Kontrak Tim Balap MotoGP: Diggia Menang, Pertamina Ikut Senang
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran
-
Kabar Gembira! Harga Solar untuk Nelayan Resmi Dipatok Rp15.000 per Liter
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat
-
5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69
-
Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
350 Ribu Guru TK Mengadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK