Suara.com - Balap adalah salah satu ajang ampuh buat promosi. Simak saja semisal gelaran Formula 1 (F1) atau MotoGP. Ada 22 pembalap (roda empat atau roda dua) yang beraksi di trek sirkuit paling sedikit 30 lap atau lintasan. Seluruh brand, merek, atau nama produk sponsor ikut berputar selama itu. Perhatian penonton kepada sang atlet sekaligus "benda" yang menempel di kendaraan mau pun menjadi atribut pasti terasa mengena.
Senada saat PT Pertamina Lubricants (PTPL) yang meluncurkan produk Pertamina Enduro masuk dalam kejuaraan MotoGP, menjadi pendukung utama tim balap milik Valentino Rossi, VR46 Racing Team.
"Bagaimana pun, nama besar Valentino Rossi masih melekat di kalangan pencinta balap roda dua Tanah Air," ungkap Werry Prayogi, Direktur Utama PTPL.
Menurutnya, dengan membawa produk PTPL yaitu Pertamina Enduro ke pentas internasional, maka peluang produk Indonesia untuk berbicara di pentas dunia makin besar.
Apalagi, dalam klausul perjanjian dengan VR46 Agency--wakil dari VR46 Racing Team untuk mengurusi sektor bisnis--terdapat fasilitas turut membawa nama Pertamina Enduro ke berbagai kesempatan di kawasan Eropa dan Amerika.
Jadi peluang pun terbuka makin lebar, selain kita bisa menikmati dan ikut bangga dengan tulisan "Pertamina" terpampang di dua motor andalan tim, yaitu Ducati Desmosedici GP23 yang digeber pembalap Fabio Di Giannantonio (Diggia) dan Marco Bezzecchi (Bezz), di race suit mereka, uniform seluruh kru balap, backdrop tim termasuk saat wawancara, ada kesempatan lain.
Seperti belum lama ini, di saat-saat sebelum gelaran balap MotoGP di COTA (Circuit of The Americas), di Austin, Texas, Amerika Serikat.
Bezz dan Diggia, atau Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio jumpa para pemain basket NBA tim Houston Rockets. Keduanya nonton di barisan paling depan dan sebagai kenang-kenangan menghadiahkan kaus jersey bertanda-tangan keduanya kepada pebasket andal NBA. Tertera di situ besar-besar kata "Pertamina".
Makin seru saat balapan di COTA (14/4/2024) di mana Fabio Di Giannantonio masuk podium nomor enam, dan Marco Bezzecchi tembus nomor 10. Keduanya ada di posisi Top 10, tentu saja Pertamina sebagai produsen pelumas asal Indonesia ikut senang.
Baca Juga: Nasib Harga BBM Pertamina Setelah Serangan Iran ke Israel, Naik atau Turun?
Kiranya, berapakah nilai sponsorship yang dikucurkan PTPL kepada tim milik Valentino Rossi?
Dikutip dari Drive Sports Marketing, kisaran untuk masuk dalam pentas balapan kelas dunia, termasuk MotoGP ancer-ancernya sebagai berikut:
- Sebagai sponsor utama tim MotoGP, diperkirakan antara 150.000 - 5 juta dolar Amerika Serikat (AS) per tahun atau sekira Rp 2,4 - Rp 80,8 miliar per tahun.
- Sebagai mitra teknologi MotoGP, 50.000 - 250.000 dolar AS per tahun, atau setara Rp 809 juta - 8,8 miliar per tahun.
- Official Partner MotoGP, 1 juta sampai 5 juta dolar AS per tahun, atau setara Rp 16,1 - Rp 80,9 miliar per tahun.
- Sponsor balap MotoGP, 100.000 sampai 300.000 dolar AS per balapan, atau sekira Rp 1,6 - Rp 4,8 miliar.
Berita Terkait
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
-
Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak
-
Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI
-
Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata
-
Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya
-
Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026
-
UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
-
Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI